4 Wartawan dan 20 Warga Palestina ditangkap Tentara Israel

 

Matamatanews.com, RAMALLAH— Empat  wartawan  Televisi Al-Quds dan 20 warga  Palestina  dikabarkan ditangkap tentara Israel di Tepi Barat pada Senin (31/7/2018) dalam sebuah razia  yang menurut pemerintah  Israel sebagai upaya memburu orang-orang “yang dicurigai terlibat dalam kegiatan teroris populer”. Dalam pernyataannya, militer Israel mengatakan bahwa  mereka yang ditangkap karena dicurigai terlibat dalam kegiatan teroris.

Tentara Israel mengatakan penahanan ke empart wartawan televisi Al-Quds itu dilakukan semalam, sementara peralatan seperti kamera dan sebuah kendaraan roda empatpun ikut disita.Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman mengatakan bahwa  stasiun televisi Al-Quds pro Hamas sehingga isi pemberitaannya dianggap selalu merugikan Israel.

Persatuan wartawan Palestina mengatakan selain dua kendaraan dan peralatan seperti kamera yang ditahan, Direktur saluran di Tepi Barat, Alaa Rimawi dan tiga wartawan lainnya juga ikut diamankan.Raimawai dan dua lainnya berasal dari Tepi Barat, sedang dua lainnya  darai desa terdekat. Mereka ditahan dirumahnya.Awal bulan ini pihak Israel menetapkan Televisi Al-Quds  sebagai “kelompok teroris”, dan  mereka yang ditangkap kini tengah diperiksa tentara Israel secara intensif guna dikorek keterangannya.

Tindakan Israel yang main  tangkap itu sebenarnya bukan hal baru, mereka bisa berbuat semaunya tanpa merasa  takut terhadap kecaman dunia internasional terutama kalangan hak azasi manusia internasional. Dan tindakan penangkapan yang dilakukan tentara Israel sesungguhnya hanya sekedar untuk menutup  ketidakbecusan Israel dalam menangani aksi protes warga Palestina di Tepi Barat.

Dari data yang dikumpulkan Palestina, kini masih ada sekitar 6.500 warga  Palestina  yang mendekam di penjara negara  Yahudi, termasuk 350 diantaranya perempuan dan anak di bawah umur.*(bar)

 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response