600 Perusahaan Israel Tersangkut Kasus Panama Papers

 

Matamatanews.com,Yerusalem—Sebanyak 600 perusahaan dan pemegang saham Zionis Israel masuk dalam daftar Panama Papers. Seperti di lansir harian Haaretz, keterlibatan 600 perusahaan itu juga menyasar kepada sejumlah bank,seperti Bank Leumi dan Bank Hapoalim.”Sejauh ini berita tersebut masih diselidiki oleh pihak berwenang,” ujar sumber di Israel yang keberatan ditulis namanya.Menanggapi hal itu, juru bicara Otoritas Pajak Israel menyatakan bahwa pihaknya akan mulai memisahkan beberapa bagian untuk mengetahui adanya penggelapan pajak dan pencucian uang.

“ Kami baru melewati serangkaian hukum yang lebih kuat untuk menegakkan penggelapan pajak,modal abu-abu dan pencucian uang. Untuk rekening luar negeri dan pencucian uang kita akan memandang lebih terpusat,”katanya sepertui dilansir Jpost.com pada Senin (4/4/2016) lalu.
Selain perusahaan dan pemegang saham, Panama Papers juga menyasar kesejumlah tokoh dan pengacara , seperti Dov Weisglass, mantan Perdana Menteri Ariel Sharon dan Idan Penawaran (pengusaha Israel) juga disebut memiliki rekening di luar negeri.

Namun, jubir Menteri Keuangan Moshe Kahlon sendiri menolak untuk mengomentari adanya keterkaitan ratusan perusahaan dan pemegang saham Israel dalam kasus Panama Papers ini.
Data yang bocor dari Panam Papers ini sendiri dimulai sejak tahun 1975, yang datang dari firma hukum Panama, Mossack Fonseca, yang dikenal merupakan perusahaan luar negeri yang sering menyembunyikan aset dan rekening. Dokumen itu juga mengungkapkan kepemilikan aset 140 politisi dan pejabat di seluruh dunia, termasuk Presiden Rusia, Vladimir Putin, Bashar al-Assad dan Perdana Menteri Inggris, David Cameron. (Samar/Haaretz/kiblat)

 

sam

No comment

Leave a Response