Akibat Kekerasan 30 Ribu Orang Terpaksa Mengungsi dari Idlib

 

Matamatanews.com, BEIRUT—Sedikitnya 30 orang dikabarkan mengungsi dari provinsi Idlib, bagian barat laut Suriah sejak awal September 2018 ini guna menghindari serangan pasukan pemerintah rezim Bashar al-Assad  yang didukung pasukan Rusia dan Iran. Seperti diketahui Idlib adalah merupakan basis pertahanan terakhir yang dikuasai kelompok oposisi penentang pemerintah yang selama ini disebut sebagai kelompok pemberontak.

“Kami sangat prihatin dengan eskalasi kekerasan yang terjadi baru-baru ini hingga mengakibatkan perpindahan lebih dari 30.000 orang di daerah tersebut. Itulah sesuatu yang kami pantau dengan sangat ketat,” kata David  Swanson dari badan koordinasi kemanausiaan PBB (OCHA) di Amman seperti dilansir Al Arabiya.

Senin (10/9/2018),Kepala Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa yang baru, Mark Lowcok mengatakan, operasi militer secara besar-besaran di Idlib yang dikuasai pemberontak dapat menciptakan “bencana kemanusian terburuk” di abad ini.

Beberapa bulan ke depan harus ada cara baru untuk mengatasi masalah tersebut, terutama di Idlib. Bila operasi militer tetap dijalankan dikhawatirkan akan terjadi bencana kemanusiaan terburuk di abad 21 dengan melayangnya ribuan nyawa.Pernyataan itu diungkapkan Mark Lowcok dihadapan para wartawan di Jenewa, disaat pasukan Suriah yang didukung Rusia dan Iran bersiap melakukan serbuan militer secara besar-besar dizona pemberontak di Idlib. (bar/Al Arabiya/AFP)

 

sam

No comment

Leave a Response