Akibat Rebutan Ibukota Libya, 18 Ribu Orang Mengungsi

 

Matamatanews.com, KAIRO—Senin (15/4) lalu Badan Migrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti dilansir kantor berita AP yang dikutip Arab News mengatakan bahwa bentrokan antara milisi Libya  dengan Pasukan Nasional Libya yang memperebutkan Kota Tripoli membuat 18 ribu orang terpaksa mengungsi. Juru bicara PBB Stephane Durrajic pada Senin (15/4) kemarin di  New York mengatakan bahwa Organisasi Internasional untuk migrasi melaporkan dari 146 orang yang tewas dalam bentrok tersebut, 13 diantaranya merupakan warga sipil.

Durrajic mengatakan ada sekitar 3.000 migran terjebak diberbagai pusat penahanan  yang berdekatan dengan daerah konflik.Pertempuran sengit antara Tentara Nasional Libya yang dipimpin Khalifa Haftar dengan milisi yang berafiliasi dengan pemerintah Tripoli yang didukung PBB tersebut bukan saja membuat  nyawa para warga semakin terancam, namun juga dikhawatirkan akan membuka peluang terjadinyanya perang saudara seperti tahun 2011 ketika Muammar Qaddafi ditumbangkan. Kini Libya seakan terpecah antara pemerintah saingan di timur dan barat hingga  ribuan nyawa tak berdosa terancam keselamatannya. (cam/arab news/AP)

sam

No comment

Leave a Response