Arab Saudi, Yaman ,dan UEA Sebut Houthi Gagal Patuhi Gancatan Senjata

 

Matamatanews.com, YAMAN—Pemerintah sah Yaman, Arab Saudi dan Uni Emirat  Arab telah berkirim surat kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang isinya menuding milisi Houthi gagal mematuhi perjanjian gencatan senjata di Hodeidah, dan pelanggaran tersebut  terjadi secara masif terus menerus.surat  tersebut menuduh milisi Houthi gagala mematuhi perjanjian gencatan senjata yang prakarsai PBB di Swedia pada bulan lalu.

Surat yang ditulis pada 31 Desember 2018 lalu dan dikirim ke Ketua Dewan Keamanan PBB Kacou Houajda Adom dan bocor keluar itu menuding milisi Houthi yang pro Iran itu melanggar gencatan senjata di Hodeida, tempat mereka mendirikan barikade dan menggali parit.. Surat itu juga menuding kelompok milisi Houthi  melakukan serangkaian serangan termasuk tembakan sniper dan rudal balistik jarak menengah di Hodeidah.

Serangkaian tembakan dan rudal balistik jarak menengah juga  terjadi saat  ketua tim PBB  yang dipimpin Jenderlal (Purn) asal Belanda Patrick Cam Maert  yang  tengah mengawasi  jalannya gencatan senjata dan tengah bertemu dengan  semua pihak terkait. Dalam pertemuan  pada Rabu lalu  itu, di hari kedua tim secara rinci membahas  mekanisme pemantauan gencatan senjata dan pelanggaran  masif  setiap hari oleh milisi Houthi. (cam)

 

sam

No comment

Leave a Response