Babinsa Koramil 05/Batur Hadiri Pengukuhan Pengurus Banjarnegara Ontel Antik

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA—Sepeda onthel pernah menjadi kendaraan favorit pada jamanya, saat ini hanya segelintir orang yang masih memakai alat transportasi ini disamping sebagai barang antik. Begitupun dengan 85 orang penggemar yang tergabung dalam Banjarnegara Ontel Antik (Barontik) ini. Keberadaannya telah dikukuhkan dengan pembentukan kepengurusan pada hari Minggu (17/02/19) di balai Darsamala Candi Arjuna Dieng, Kec. Batur yang juga dihadiri Serka Samadi dari Babinsa 05/ Batur Kodim 0704/Banjarnegara.

Serka Samadi menyatakan, saat ini jarang terlihat masyarakat berlalu lalang di jalanan dengan menggunakan sepeda ontel, namun bagi para pecinta sepeda ontel, memiliki kendaraan jadul ini menjadi suatu kebanggan tersendiri. "Sepeda jenis ini tidak diproduksi lagi dan sangat jarang dijual di pasaran. Hanya pecinta sepeda ontel saja yang benar benar memiliki, terkadang berburu ke manapun untuk mendapatkannya," ujarnya

Suryono , pecinta onthel yang juga menjabat sebagai Ketua Komunitas mengungkapkan, dirinya lebih memilih mengoleksi sepeda ontel dibandingkan kendaraan lain yang tidak ramah lingkungan. "Kalau dibandingkan mengoleksi sepeda motor tua, saya lebih tertarik mengoleksi sepeda ontel, karena sepeda mengandung tiga unsur ramah lingkungan, hemat dan sehat. Untuk mendapatkan sepeda ontel juga susah-susah mudah, harganya juga tidak menentu. Semakin tua semakin sayang untuk dijual, ” ujar pria paruh baya ini.

Sama halnya dengan Gunawan, Ketua Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Banjarnegara, ketertarikan terhadap sepeda ontel karena mencerminkan kesederhanaan dan bisa menjadi ajang silaturahmi antar pecinta onthel. "Walau terkesan mati suri, tapi aktivitas onthelis masih ada. Penggemar sepeda ontel tidak hanya orang tua saja, tapi ada juga mahasiswa, polisi dan pengusaha. Ontel berawal dari hobi, berkembang jadi komunitas,” ungkapnya.

Kelangkaan stok sepeda ontel juga tidak menjadi kendala baginya. Jika tidak mendapatkan stok sepeda ontel atau sulitnya mendapatkan sparepart sepeda, ia dan pecinta onthel lainnya tidak putus asa. Mereka sering menggunakan sparepart sepeda modern untuk membuat bentuk sepedanya lebih bagus dan bisa digunakan. Meskipun mereka sudah berusia lanjut, namun semangatnya untuk mengembalikan kejayaan sepeda ontel membara seperti berjiwa muda. Bahkan setiap minggunya, para pecinta sepeda ontel sering berkumpul di  Balai Darmasala Candi Arjuna Dieng ataupun berbagi pengalaman seputar bersepeda ontel ini. Menjadi moment yang sangat berkesan bagi mereka tidak hanya berolahraga tapi juga berwisata.*(pendim bna,javi,hen)

 

sam

No comment

Leave a Response