Bank Sampah Cahaya Galuh Terbaik Pernah Dikunjungi UGM

 

Matamatanews. com, BREBES—Melalui seleksi cukup ketat, Bank sampah Cahaya Galuh, unit usaha dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ‘Maju Berkah’ Desa Galuhtimur,  Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes,  berhasil mendapat penghargaan terbaik.

Penghargaan Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Lingkungan Hidup dijatuhkan ke Desa Galuh Timur sebagai bank sampah terbaik se Kabupaten Brebes. Pada penilaian lomba inovasi desa dalam pengelolaan sampah, menyambut  HUT Kabupaten Brebes yang ke 341.

Penghargaan diterima pada Kamis (17/01/2019) malam di pendopo Kabupaten Brebes yang diserahkan langsung Bupati Idza Priyanti kepada  Direktur BUMDes Galuhtimur, Nasor.Menurut Siswoyo Ketua pengawas apa yang diraih merupakan hadiah kerja keras semua nya yang telah turut andil mengelola BUMDes. 

“ Bank Sampah Cahaya Galuh diundang dalam acara resepsi hari ulang tahun Brebes ke 341. 

Alhamdulillah Bank sampah Cahaya Galuh mendapatkan penghargaan dan dinobatkan sebagai bank sampah terbaik di Brebes. Mudah-mudahan ini menjadi langkah yang baik buat Desa Galuhtimur”, tulis Siswoyo melalui saluran WA kepada wartawan Kamis (17/01) malam.Semoga kata Suswoyo yang juga Ketua BPD desa Galuhtimur penghargaan ini akan memotivasi warga untuk berkreasi demi kemajuan desa, khususnya kawula muda.

"Apa yang telah kita raih bersama ini semoga dapat membangkitkan para pemuda, agar lebih kreatif berkreasi" jelas Suswoyo. Terpisah Puad Hasan salah satu tokoh masyarakat setempat menjelaskan, Bank Sampah Cahaya Galuh dibentuk dan beroperasi sekitar bulan Maret 2018. Bank sampah melibatkan ibu-ibu PKK untuk penarikan sampah ke warga, mencatat setoran sampah yang bisa di daur ulang, dan mencari ‘nasabah’ bank sampah.  

Bank sampah ini memiliki unit komposter aerob untuk mengelola sampah organik menjadi POC dan pupuk kompos.Sedangkan sampah anorganik seperti plastik, kertas, botol dan lainnya dipisahkan dan dijual sebagai barang rongsok. Namun khusus sampah plastik sedang diujicoba untuk bahan produksi paving blok.

"Atas keberhasilan Bank Sampah Cahaya Galuh,  sejak beberapa bulan lalu menjadi rujukan dan direplilasi desa lain di Kabupaten Brebes dalam pengelolaan sampah" terang Puad.Bahkan lanjut dia dari Kecamatan Slawi,  Kabupaten Tegal, baru-baru ini melakukan studi banding ke BUMdes Galuhtimur.

Selain itu Komposter milik Bank Sampah Cahaya Galuh juga mendapat pujian dari dosen Fak Pertanian UGM Nasih Widya Yuwono yang berkenan berkunjung ke Galuhtimur beberapa bulan lalu. “Waktu itu dia mengatakan  sudah bagus dan kompos dan POC yang dihasilkan bisa mendorong pertanian organik”, terang Puad menjelaskan hasil kunjungan UGM (Purwanto) 

 

sam

No comment

Leave a Response