Beli HP...Dibawa Kabur Driver GOSEND Dari GOJEK

 

Matamatanews.com, JAKARTA – Di zaman modern ini masyarakat tidak perlu lagi repot dengan urusan transportasi ataupun berbelanja. Semua itu bisa dilakukan melalui gadget yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan keinginannya. Namun siapa sangka, kejadian tidak menyenangkan terjadi oleh salah satu warga Jakarta yang menggunakan jasa ojek online.

Rabu (15/11/2017), Nasib sial menerpa gadis yang tinggal dikawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan bernama Febby. Dirinya membeli sebuah Handphone di salah satu toko online ternama di Indonesia, dan mempercayakan jasa ojek online untuk mengantar barang yang dibelinya itu. Namun, barang yang dinanti-nanti dibawa kabur oleh Driver GOSEND dari GOJEK.

“Saya sudah transfer uangnya. Kemudian pihak seller mengirim barang nya melalui GOSEND atas permintaan saya agar cepat sampai” ujar Febby.

Barang yang sudah dibeli Febby dikirim melalui driver GOSEND atas nama Ramadhan Bahari, namun driver itu mengaku bernama Ridwan. Kejanggalan terjadi setelah beberapa jam kemudian, status di toko online tersebut bahwa barang telah dikirim dan diterima, padahal Febby sama sekali belum menerima barang tersebut.

Dengan kondisi cemas, Febby mencoba menelepon driver GOSEND itu tetapi mailbox. Karena tidak dapat dihubungi, Febby menilai bahwa driver tersebut membawa kabur Hp yang baru saja ia beli di toko online.

“Saya kasih kabar ke pihak seller, pihak seller langsung menghubungi driver tersebut dan sama saja driver itu tidak bisa di hubungi. Kemudian pihak seller melaporkan ini ke pihak GOSEND” ujar Febby.

Saat wartawan matamatanews.com menghubungi Driver GOSEND yang terkait itu dengan nomor HP 089984400XX, ternyata masih mailbox.

Dari semua bukti, sangat jelas bahwa Driver GOSEND dari GOJEK tersebut membawa kabur HP yang baru saja dibeli korban. Febby berharap kasus ini cepat diproses, dan menginginkan Driver GOSEND dari GOJEK itu segera ditangkap serta mendapatkan ganti rugi dari pihak GOJEK.

“Jika pihak GOJEK tidak segera menganti kerugian saya, maka akan saya tempuh jalur Hukum,” ungkap Febby saat wawancara dengan matamatanews.com

Matamatanews.com menghubungi call center GOSEND, dan mendapat penjelasan bahwa saudari Febby diharuskan mengajukan laporan ke toko online terkait, yang selanjutnya akan diproses untuk penggantian jaminan asuransi sesuai aturan yang berlaku. Namun saat wartawan matamatanews.com ingin berbicara oleh PR atau Humas GOJEK, pihak call center GOSEND tidak mengizinkannya. [BosBro/Did]

sam

No comment

Leave a Response