BNN Sumsel Amankan Bandar Sabu

 

Matamatanews.com, PALEMBANG—Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Selatan (Sumsel)  berhasil mengungkap peredaran jaringan narkoba asal Tulung Selapan Ogan Komiring Ilir (OKI). Petugas pun berhasil mengamankan tiga tersangka berikut barang bukti sabu yang kemudian langsung di bawa ke kantor BNN Sumsel.

Dari penangkapan tersebut, diamankan tiga tersangka mulai dari bandar hingga ke kurirnya. Diketahui Bandar besar yang ada di Tulung Selapan yakni Muhammad alias Mamad (34) warga Jalan Rawasari Timur Kecamatan Cempaka Putih Jakarta Pusat asal Tulung Selapan ditangkap saat akan melarikan diri ke Bangka. 

Sedangkan tersangka Iven Riansyah (35), warga Tulung Selapan Ilir Kampung Mangga Dua OKI yang merupakan kurir dan Gandi (35) warga Talang Putri Plaju Palembang ditangkap saat akan mengantarkan narkoba ke OKI berdasarkan perintah dari Mamad. Dari penangkapan ketiganya, BNN Sumsel mengamankan narkoba jenis sabu seberat 7 kg. 

Kepala BNN Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan menuturkan, yang ditangkap ini merupakan jaringan narkoba Medan - Tulung Selapan - Palembang. Sabu tersebut, berasal dari Tiongkok yang dikirim melalui jalur darat dan laut hingga sampai ke Palembang dan dikirim ke Tulang Selapan OKI

"Dari pengungkapan ini, berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Barang bukti yang diamankan sebanyak 7 Kg yang diungkap ini, setidaknya ada 42 ribu jiwa yang dapat terselamatkan," ungkapnya Rabu (21/11/2018) saat gelar tersangka.

Menurut Jhon, penangkapan dilakukan BNN Sumsel pada Jumat (16/11/2018) lalu. Dari penyelidikan yang dilakukan, anggota BNN Sumsel menangkap Iven dna Gandi di Jalan Raya Kabupaten depan Polsek Tulung Selapan yang mengendarai mobil Avanza warna hitam untuk mengantarkan narkoba. 

"Mereka sempat ini sempat kabur, tetapi berhasil diamankan. pada saat di geledah mobilnya dan ditemukan narkoba jenis sabu yang disimpan di Dash biar mobil. Sedangkan Mamad, ditangkap di pelabuhan Tanjung Api-api ketika berupaya kabur setelah mengetahui barang miliknya ditangkap polisi," ungkapnya.(ibrahim a badui)

sam

No comment

Leave a Response