Boko Haram Diduga Culik Tim Survey Universitas Maiduguri

 

Matamatanews.com, BAUCHI, Nigeria – 10 orang anggota tim geologi dari universitas Maiduguri - Nigeria, yang dikontrak oleh perusahaan minyak negara, diduga telak diculik oleh kelompok radikal Boko Haram di wilayah Nigeria Timur.

Nigeria National Petroleum Company (NNPC), yang telah melakukan penelitian lebih dari 1 tahun, mengungkapkan adanya cadangan minyak mentah dalam jumlah besar di cekungan Danau Chad. Danau chad sendiri merupakan wilayah konflik yang dikuasai oleh Boko Haram sejak delapan tahun silam, dan telah menewaskan sekitar 20.000 orang serta memaksa jutaan warga lainnya mengungsi.

Nigeria salah satu negara anggota OPEC dimana dua-pertiga pendapatan pemerintahnya bergantung pada minyak mentah. Rangkaian serangan yang dilakukan Boko Haram pada fasilitas minyak Nigeria disebelah selatan pada tahun lalu, membuat produksi minyak mentah Nigeria mengalami penurunan hingga lebih dari sepertiga dari jumlah produksi, yang kian memperdalam resesi ekonomi terbesar di Afrika.

Menurut keterangan dari juru bicara NNPC, Ndu Nghamadu, 10 orang anggota tim diculik di desa Jibi, pada Selasa sore.

“Sekitar 10 anggota departemen Survey Geologi Universitas Maiduguri diculik oleh anggota Boko Haram, terdiri dari staf akademik, pengemudi dan pekerja lainnya” kata Ughamadu.

Sementara itu, pihak Universitas Maiduguri mengatakan bahwa anggota tim yang diculik Boko Haram, tidak kembali dari perjalanan penelitian dari hari Selasa dan pihaknya sedang menunggu laporan dari badan-badan keamanan dan intelijen. [Did/Rt/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response