Hukum

share

  Matamatanews.com, BANYUMAS—Ruang Rekonfu Polres Banyumas , Jawa Tengah, Senin ( 10/9/2018 ) kemarin terlihat ramai oleh kehadiran dua ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia ( GMBI)  distrik Banyumas. Kedatangan kedua ormas  tersebut dalam rangka membahas persoalan yang tengah dihadapi belakangan ini. Ada sekitar 150 orang ikut dalam acara tersebut baik dari perwakilan kedua ormas, Polri,  TNI dan Pemda  Banyumas.

share

  Matamatanews.com, TANGERANG—Jum’at (31/8/2018) kemarin, pukul 13.30 WIB resmi sudah Suprapti menduduki jabatan baru sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Kekosongan jabatan wakil ketua telah berlangsung sekitar setahun lebih.

share

  Matamatanews.com, BUKITTINGGI—Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah barangkali kalimat  yang cocok disematkan kepada perempuan  asal Bukittinggi, Sumatera Barat, Eli Renjunawita, 51,kelahiran 05 November 1967.Kisah mengenaskan ini berawal dari penerimaan pembiayaan modal kerja sebesar Rp 500 juta dari Bank Syariah Mandiri pada April 2015 silam.

share

Matamatanews.com, JAKARTA—Setelah menjadi perdebatan publik cukup panjang, akhirnya Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham), hari ini rencananya akan menjadwalkan pembongkaran fasilitas mewah di Lembaga  Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin yang selama ini dihuni para narapidana tindak pidana korupsi. Pembongkaran tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (21/7/2018) lalu.

share

  Matamatanews.com, JAKARTA—Kasus penerbitan SHGB  PT Megapolitan Developmen TBK yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan Depok (Kantah Depok) tampaknya akan semakin runcing dan kemungkinan akan bergulir ke meja peradilan. Bahkan bila tidak menemukan titik temu , persoalan tanah seluas 190.470 m2 yang terdiri dari C-675A atas nama Sunaryo Pranoto yang kini diklaim oleh PT Megapolitan Developmen TBK akan dilaporkan ke Presiden Joko Wiidodo.

share

  Matamatanews.com, JAKARTA---Merasa belum pernah menjual kepihak manapun, baik perusahaan maupun perseorangan, Sunaryo Pranoto kaget tanah  adat seluas 198.633 yang dibelinya pada tahun 1974  di Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Kota Depok, di datangi alat berat dari PU Depok untuk melakukan penggusuran.

Pages