Deklarasi Pemilu Damai 2019 di Banyumas

 

Matamatanews.com, BANYUMAS—Bertempat di Ruang Krishna Ballroom Hotel Java Heritage Purwokerto, Jawa Tengah dilaksanakan Deklarasi Pemilu Damai Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 kab. Banyumas.  Kegiatan dilaksanakan pada Kamis tanggal (4/10/2018) pukul 09.00 WIB sd 11.16 WIB dengan penanggungjawab kegiatan Ketua Bawaslu Kab. Banyumas Miftahudin S.HI.

Sekitar 200 orang hadir dalam acara tersebut diantaranya Forkompimda Kab. Banyumas, Kajari Banyumas Rahajo Yusuf Wibisono, SH,  Kajari Purwokerto Lidyia Dewi SH MH, Forkompimca Sekab. Banyumas, Ketua Parpol Peserta Pemilu 2019.

Dalam sambutannya Bupati Banyumas  Ir. H. Achmad Husein menyampaikan bahwa  pemilu damai artinya aman, lancar, sejuk, demokrasi jujur adil,  harmonis, guyup rukun dan tentram mencapai suasana damai. 

" Bagi peserta Pileg maupun team sukses jangan sampai memberikan janji palsu ( PHP ) yang susah untuk diwujudkan, karena akan menimbulkan suasana kisruh.  Hindari menyakiti orang lain baik kata maupun perbuatan, dan bicaralah hal hal yang positif mewujudkan suasana yang penuh damai. TNI, Polri dan PNS harus netral tidak berpihak ke Kontestan maupun Parpol, " pesan Bupati.

" SARA, Hoax adalah rasa sentimen dari orang lain menyalahkan dengan cara cara yang tidak etis melontarkan sesuatu hal dengan tidak semestinya.  Kalau kita mampu memahaminya maka SARA itu tidak terjadi. Ada 4 hal kunci yang saya rumuskan yaitu bersikap andap asor sopan, rendah hati menghormati orang lain, dan berperilaku menjunjung tinggi orang lain. Deklarasi Pemilu Damai Pemilihan Legislatif & Pemilihan Presiden 2019 Kab. Banyumas saya nyatakan dibuka, " imbuhnya.

Sambutan juga disampaikan Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun,SIK yang menyatakan bahwa dirinya mengucapakan apreisasi kepada Bawaslu  yang telah merintis  kegiatan ini. Deklarasi ini juga merupakan rangkaian kegiatan dari Pemilu, yang nantinya memakan waktu cukup panjang maka saya selaku aparatur pemerintah ikut mensukseskan acara ini.

" Kegiatan ini di dalam Polri dibungkus dengan Operasi Candi Brata dengan melibatkan 1100 personel anggota untuk mengamankan Caleg dan Calon Presiden dan Wakil Presiden, " kata Bambang.

" Di wilayah Banyumas ada 16 partai politik yang bermain,  jumlah caleg ada 724 orang dan terkait pola pengaman kami akan melibatkan 1105 personel. Yang menjadi sasaran pengamanan adalah  pasangan Presiden dan wakil presiden dan caleg baik untuk pengaman tempat maupun kegiatannya. Kami telah melaksanakan Pembentukan Cyber dunia Maya,  Satgas anti money, anti politik hitam dan menciptakan situasi aman dan damai sehingga pelaksanaan kampanye tidak berdampak negatif dan prioritas utama adalah keutuhan NKRI, " lanjut Bambang.

" Bawaslu telah mengeluarkan sinyal potensi kerawanan yang ada didalam Kab. Banyumas dan kami sudah mengupayakan antisipasi potensi kerawanan tersebut. Dipastikan pemilu berjalan sesuai yang diharapkan apabila terjadi sesuatu kami akan melakukan tindakan. Polres Banyumas siap bersinergi  menciptakan pemilu 2019 aman damai dan sejuk. Kemarin bapak Pangdam dan Kapolda  hadir untuk memimpin apel 3 pilar dan kami membaca ikrar bahwa TNi Polri ASN dan Kades/ Lurah netral untuk membuat masyarakat Banyumas aman damai, " imbuhnya.

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadanus Suryawan.S.sos,MMS  juga menyampaikan pendapatnya bahwa kegiatan Ini adalah yang kedua yang dilaksanakan Bawaslu, intinya memberikan semangat kepada kita dalam rangka menyukseskan pemilu 2019.

" Peran TNI dalam mewujudkan pemilu yang damai pada pemilu tahun 2019 adalah menangkal adanya potensi politik yang tidak dewasa dan kewaspadaan berkaitan dengan Radikalisme isu Sara. Strategi kami dalam pemilu dengan berbagai cara  membantu POLRi dalam pengamanan sesuai konteks pertahanan POLRI membantu TNI, " kata Wahyu.

" Kami punya satuan Tempur dan Banpur dan memiliki 25 Koramil dan kami mengacu konsep pertahanan. Sistem pengaman kota untuk memberikan keamanan dari berbagai ancaman. Koordinasi antar pemimpin Forkompimda bersama-sama mensukseskan Pemilu dengan aman dalam bentuk kerjasama mencari permasalahan dan menemukan solusinya. Tunjukan komitmen kita mensukseskan pemilu dan komitmen 3 pilar untuk menjaga netralitas dan bersama sama mendukung dan mengawasi pemilu dengan dibantu bapak bupati mudah mudahan berjalan aman dan lancar, " tegas Wahyu.

Sementara itu ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas  Miftahudin S.H.I menyampaikan pendapatnya yang menyatakan bahwa dirinya mewakili Bawaslu mengucapkan terimakasih atas kehadirannya dalam menghadir acara Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan oleh Bawaslu kab. Banyuams. Sesuai dengan amanah Bawaslu memliki tugas kewajiban dan wewenang.

" Ada 4 hal pokok yang dilakukan oleh Bawaslu  yaitu pengawasan, pencegahan, menangani dugaan pelanggaran, dan menyelesaiakan sengketa pemilu. Perlu saya sampaikan bahwa  Bawaslu ini  mitra penting bagi kita untuk bersama-sama mengawasi pemilu mengantisipasi hal hal negatif dan  agar tercipta pemilu yang aman dan damai. Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakan keadilan, " tegasnya. (hendro)

sam

No comment

Leave a Response