Diduga Rugikan Rp 2,3 Triliun Setya Novanto Jadi Tersangka E-KTP

 

Matamatanews.com,JAKARTA—Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengumumkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Setya Novanto sebagai tersangka.Ketua Umum Partai Golkar itu diduga terpapar kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan,atau lazim disebut KTP elektronik (e-KTP).

"KPK tetapkan saudara SN, anggota DPR sebagai tersangka karena diduga menguntungkan diri sendiri, atau korporasi. Sehingga diduga merugikan negara sekurang-kurangnya Rp2,3 triliun," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Setya,panggilan akrab Setya Novanto memang sejak awal diduga terlibat dalam korupsi proyek senilai Rp 5,9 triliun. Dalam berkas dakwaan kedua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri,Irman dan Sugiharto menyebut Setya sebagai satu di antara  lima orang yang bersama para terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum,memperkaya diri dan orang lain,sehingga mengakibatkan keuangan negara mengalami kerugian Rp 2,3 triliun.

Penetapan Setya Novanto sebagia tersangka sesuai dengan keyakinan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dalam kesimpulan yuridisnya ketika membacakan surat tuntutan terhadap kedua tersangka kasus e-KTP,yaitu Irman dan Sugiharto. Nama Setya muncul dalam dakwaan Irman dan Sugiharto. Dia disebut mendapat jatah 11% dari nilai proyek e-KTP sebesar Rp 574 miliar. Setya juga disebut mengarahkan perusahaan pemenang proyek senilai Rp5,9 triliun tersebut.

Jauh sebelum menetapkan setya Novanto sebagai tersangka,KPK telah memeriksa sejumlah saksi dan menyita beberapa dokumen serta dua mobil mewah,Toyota Vellfire dan Land Rover dari sebuah rumah di bilangan Tebet yang ditempati Inayah,yang diduga sebagi istri siri Andi Naragong.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pengembangan penyidikan kasus megakorupsi proyek e-KTP ini tidak terpengaruh oleh tekanan hak angket yang kini bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Bahkan kini pihak penyidik KPK telah mencegah Inayah,Raden Gede , dan Setya Novanto untuk bepergian ke luar negeri. Adakah tersangka susulan yang akan diumumkan KPK dalam waktu dekat? (samar)

sam

No comment

Leave a Response