Diduga Terlibat Skandal Suap dan Layanan Seks, Wamen Kehakiman Kolsel Masuk Bui

 

Matamatanews.com, SEOUL—Mantan Wakil Menteri (Wamen) Kehakiman Korea Selatan (Korsel), Kim Hak-ui seperti dilansir kantor berita AFP pada Jum’at (17/5/2019) kemarin ditangkap atas dugaan menerima suap. Kim, 63 tahun, yang sempat menduduki jabatan sebagai Wemen kehakiman pada 2013 lalu semasa era pemerintahan pimpinan Presiden Park Geun-hye itu selain dituding menerima suap senilai  130 juta won atau setara dengan  US$ 109 juta antara tahun 2006 dan 2008, termasuk uang berharga senila0 30 juta won (Rp1,5 miliar) dari kontraktor konstruksi Yoon Jung-cheon, ia juga menerima jasa layanan sebanyak seratus kali seks.

“Surat perintah penangkapan telah mengeluarkan terhadap Kim karena bukti cukup kuat untuk menang­kapnya dan hal itu dilakukan karena ada kemungkinan ia akan berusaha untuk menghancurkan bukti dan me­larikan diri,” demikian pernyataan Pengadilan Distrik Pusat Seoul.

Tim investigasi khusus menuduh bahwa Kim me­nerima 5 juta won dari Yoon setelah dipromosikan menjadi jaksa senior pada 2007. Kontraktor juga me­nyerahkan uang tunai tambahan 20 juta won kepada Kim dalam berbagai kesempatan, selain sebuah lukisan senilai 10 juta won pada awal 2008.

Kim juga dicurigai menekan Yoon untuk membe­baskan utang 100 juta won dari seorang perempuan bermarga Lee, yang diduga menawarkan layanan sek­sual kepada mantan jaksa penuntut antara 2006 dan 2008. Sebelumnya Kim sempat diselidiki oleh jaksa pada 2014 atas tuduhan perkosaan yang diajukan oleh Lee, tetapi kemudian ia dibebaskan dari tuntutan itu.

Tim investigasi juga melayangkan tuduhan suap terhadap pihak ketiga senilai 100 juta won setelah ali­ran uang itu tidak langsung dibayarkan kepada Kim. Tim investigasi pun mengatakan Kim telah menerima suap dalam bentuk layanan seksual, karena Yoon ber­sikeras ia telah menyewa setidaknya enam pelacur un­tuk mantan pejabat itu.

Selain itu, Kim dituduh menerima 30 juta won dari pengusaha lain, yang diidentifikasi bernama Choi, an­tara 2007 dan 2011. Skandal seks Kim diketahui publik setelah klip video bocor yang memperlihatkan seke­lompok pria, termasuk satu yang diyakini Kim, meng­adakan pesta seks dengan sekitar 30 wanita di sebuah vila terpencil milik Yoon. Kim membantah tuduhan itu. (s/KJ/AFP/Yonhap)

sam

No comment

Leave a Response