Diduga Terpapar Sebagai Calo Jabatan Polisi Tahan Anggota Dewan

 

Matamatanews.com,BENGKULU—Karena diduga ikut memperdagangkan jabatan,anggota DPRD Bengkulu,Soheri Ersuan ditahan polisi,pada (12/1/2017) lalu. Ia diduga menjadi calo perekrutan calon pegawai negeri di Bengkulu.Soheri diduga menjanjikan sejumlah posisi pegawai negeri di Bengkulu,selain itu ia juga disinyalir meminta para calon pegawai negeri membayar ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan polisi tersangka ditahan karena tidak kooperatif dan beberapa kali mangkir dari pemanggilan penyidik.Dan penahan itu sudah sesuai  prosedur hukum,demikian diungkapkan Direktur Reskrim Umum Polda Bengkulu Komisaris Besar Polisi A Rafik.

Dari sejumlah sumber menyebutkan,Soheri Ersuan (SA) dilaporkan oleh salah seorang mantan ajudan Bupati Bengkulu Tengah (Benteng) Ferry Ramli,bernama Meidi Hasferi (40) warga Jalan Merawan Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Soheri diduga melakukan penipuan terhadap 32 orang yang dijanjikan menjadi PNS.Akibat kejadian tersebut total kerugian mencapai Rp 32 miliar lebih.

Kasus percaloan jabatan yang melibatkan anggota DPRD diduga juga terjadi di Kabupaten Klaten,Jawa Tengah.Dalam operasi tangkap tangan terhadap Bupati Klaten Sri Hartini pada 30 Desember lalu,penyidik menemukan uang Rp 2 miliar yang diduga merupakan uang pembelian jabatan.selain itu penyidik juga menemukan uang Rp 3,2 miliar di kamar Andy Purnomo,anak sulung Sri Hartini yang menjabat anggota Komisi IV DPRD Klaten. Namun hingga kini KPK belum bisamemastikan keterlibatan Andy. (samar/BE/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response