Dr.Zakir Naik Dituding Lakukan Hate Speech dan Hasut Pemuda

 

Matamatanews.com, NEW DELHI—Penceramah internasional Dr Zakir Naik dikabarkan dituduh badan Investigasi Nasional India (NIA) melakukan ujaran kebencian atau hate speech dan telah menghasut pemuda untuk melakukan tindakan teror dengan bergabung dengan kelompok teroris internasional seperti ISIS. Dan seperti dilansir The Times of India, Zakir dianggap telah dengan sengaja menghina keyakinan religius umat Hindu, Kristen dan komunitas lainnya seperti Syi’ah, Sufi dan Barelvi.

Seakan kehabisan akal, Badan Investigasi nasional India tampaknya kesulitan untuk mencari kesalahan Zakir Naik sehingga tuduhan sumirpun mereka lakukan meski menabrak terasa janggal dan terkesan dipaksakan. Kedua tuduhan atas da’i kondang ini tampaknya masih berlanjut dan berlapis, mereka juga menuding ahli perbandingan agama (theologi) ini terlibat pencucian uang sehingga wajib dicekal tidak diperbolehkan keluar dari negara India.

Zakir Naik yang selama ini dikenal sebagai ahli perbandingan agama (theologi) tampaknya sudah cukup lama di bidik oleh Badan Investigasi Nasional India, sehingga ketika dirinya dituduh melakukan hate speech dan menghasut pemuda untuk melakukan teror dengan bergabung dengan kelompok teroris, lembaga yang yang pernah didirikan Zakir Naik seperti Islamic Research Foundation (IRF) dan Harmony Media Pvt Ltd ikut terkena imbasnya.

Sebanyak 1.500 pembicaraan terbuka dan pidato di India dan luar negeri sejak tahun 1994 dijadikan bukti tuduhan terhadap Dr Zakir Naik, termasuk CD, DVD dan rekaman program televisi yang diedarkan IRF dan Harmony Media oleh INA. Bahkan pada bulan Mei lalu, Badan Investigasi Nasional India berkirim surat ke Interpol meminta diterbitkan red notice terhadap Zakir Naik. Artinya, secara resmi Zakir Naik dinyatakan sebagai buronan internasional, dan polisi di negara manapun akan diberi wewenang untuk menangkapnya.

Tetapi, kepada interpol Zakir Naik mengatakan bahwa dirinya dijadikan target oleh para agen India dengan cara tidak adil karena hanya dia seorang Muslim. Zakir Naik juga mengatakan bahwa isi ceramahnya hanya mempromosikan perdamaian semata, dan membantah menganjurkan tindakan teror. Tidak berhenti sampai disitu, INA juga terus menyudutkan  Zakir Naik dengan berbagai tuduhan miring.

Dalam dokumen rahasianya, Badan Investigasi nasional India menyebutkan bahwa Zakir Naik tidak dianggap sebagai cendikiawan Islam. Pengetahuan Islam Zakir Naik dianggap sangat buruk, demikian salah satu bunyi dokumen NIA. NIA juga mengatakan dalam lembaran tuduhan bahwa Zakir Naik ”tidak dianggap sebagai cendekiawan Islam," karena pengetahuannya tentang Islam sangat buruk,” bunyi dokumen NIA, yang dikutip pada Jumat (27/10/2017) lalu. (samar/berbagai sumber)
 

sam

No comment

Leave a Response