Dua Warga Inggris Terpapar Zat Misterius

Matamatanews.com, LONDON—Dua warga  berkebangsaan Inggris  diduga mengalami serangan zat misterius seperti mantan agen ganda Rusia, Sergei dan putrinya, Yulia Kripal yang ditemukan terpuruk di sebuah bangku di kota di barat daya Inggris, Salisbury, pada Maret lalu.

Pihak kepolisian Inggris menyebutkan kedua orang tersebut kini dalam kondisi kritis di sebuah rumah sakit Salisbury kemarin setelah terkena zat misterisu di dekat lokasi Sergei dan putrinya pingsan.

"Keduanya saat ini menjalani perawatan karena dicurigai terpapar zat yang tidak diketahui di Salisbury District Hospital. Mereka berdua dalam kondisi kritis," kata polisi Wiltshire.

Kepolisian setempat menganggap situasi tersebut sebagai insiden besar. Polisi antiterorisme ikut turun tangan untuk membantu penyelidikan tersebut.

"Petugas dari jaringan kontra terorisme bekerja sama dengan Polisi Wiltshire mengenai insiden di Amnesbury," demikian pernyataan kepolisian setempat. Seorang juru bicara kepolisian Wilshire mengatakan kerja sama itu ialah prosedural mengingat senyawa tersebut tidak dikenal.

Dua orang itu ialah seorang laki-laki dan seorang perempuan berusia 40-an. Mereka tidak sadarkan diri pada Sabtu (30/7) di sebuah rumah di Desa Amesbury, yang berjarak sekitar belasan kilometer dari Salisbury. Awalnya, polisi Wiltshire menduga kedua orang itu jatuh sakit setelah menggunakan heroin atau kokaina dari serangkaian obat yang terkontaminasi.

"Namun, pengujian lebih lanjut sekarang sedang berlangsung untuk menetapkan senyawa yang menyebabkan pasien-pasien ini menjadi sakit dan kami tetap berpikiran terbuka mengenai keadaan di sekitar insiden ini," lanjut mereka.

Petugas keamanan telah dikerahkan di daerah sekitar yang dikunjungi kedua orang tersebut sebelum mereka jatuh sakit dan keamanan telah ditingkatkan di Amesbury dan Salisbury. Seorang juru bicara Public Health England (PHE) tidak meyakini akan adanya risiko kesehatan yang signifikan bagi publik yang lebih luas.

"Ini akan terus dinilai sebagai informasi lebih lanjut menjadi diketahui," ungkap polisi.

Kasus Sergei sempat memicu krisis diplomatik antara Moskow dan London, yang mengatakan mereka terkena racun saraf buatan Soviet yang dijuluki novichok. Keduanya dirawat untuk jangka waktu yang panjang sebelum dibebaskan dari rumah sakit Salisbury. Rusia telah menolak tuduhan Inggris bahwa mereka terlibat dalam keracunan Skripal sehingga memicu krisis diplomatik dengan baku usir diplomat kedua negara.(bar/AFP/LOL)

sam

No comment

Leave a Response