Endang – Asropi Sepakat Dirikan LBH di Tangsel

 

Matamatanews.com, TANGSEL—Tampaknya niat dan rencana Endang Hadrian,SH,MH dan Asropi Setiawan, S.Pd.I untuk mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di wilayah Tangerang Selatan akan menjadi kenyataan. Sebagai putra asli Tangerang Selatan, Endang yang berprofesi sebagai advokat dan Asropi selaku anggota DPRD Tangerang  Selatan  dari  Partai Amanat Nasional (PAN) rupanya memiliki jiwa sosial yang sama untuk membantu masyarakat  yang kurang mampu terutama yanag tersandung masalah hukum.

“Niat kami membantu masyarakat yang tidak mampu terutama bagi yang terkena masalah hukum, dengan syarat masyarakat tersebut dalam posisi  benar,” ungkap jebolan Universitas Islam Negeri (UIN) dan pesantren Gontor  kepada Matamatanews.com, Selasa (12/2/2019) .

Karena masih banyaknya masyarakat yang belum melek hukum , terutama di wilayah Tangerang Selatan maka keberadaan LBH di Tangsel sangat dibutuhkan.

"Dari sekian puluh tahun saya menjadi Pengacara banyak sekali saya temui kasus hukum yang menimpa masyarakat kecil, untuk itu saya bersama kerabat saya  pak  Asropi Setiawan yang sama-sama putra daerah ingin mengabdi untuk masyarakat Tangerang Selatan" tegas Endang Hadrian, SH,MH yang juga menjabat sebagai Mediator nomor urut 1 Non Hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten.

Meski dikenal sebagai pengacara yang memiliki  rekam jejak cukup gemilang, namun Endang menjalani keseharian hidup dan rutinitasnya penuh perhitungan. Banyak sudah perkara besar yang dimenangkan Endang, dari tingkat Pengadilan Negeri (PN) hingga Mahkamah Agung (MA).

Prestasi besar yang pernah dimenangkan Endang, di antaranya ketika dirinya menggugat Pilkada Tangerang Selatan melawan Airin Diany di MA pada tahun 2010 hingga berujung Pilkada di Tangsel diulang. Kasus lainnya, ia pernah memenangkan sengketa lahan di Pondok Kacang Tangerang melawan keluarga DL Sitorus. Selain itu ia juga pernah memenangkan gugatan ganti rugi lahan untuk fly over Gaplek Tangerang Selatan mewakili masyarakat melawan pemerintah kota (Pemkot) Tangsel,Banten. Adapun perkara besar lainnya yang tengah ditangani adalah pembatalan 26  SHM di daerah Cilegon, yang eksekusinya kini sudah sampai tingkat Kanwil Cilegon, Banten.

"Kasus ini sudah hampir satu tahun eksekusinya belum juga dilaksanakan, saya sebagai KUASA hukum dari pemilik lahan PT.  Griya Sinar Perak dan BPN Cilegon sudah dinyatakan kalah oleh Pengadilan jadi harus membatalkan 26 SHM tersebut, tinggal menunggu Eksekusi saja. Saya berharap bisa segera dieksekusi agar kasus ini tidak berlarut-larut dan merugikan klein saya selaku pemilik lahan yang sah" pungkas Endang Hadrian,SH,MH pengacara yang juga merangkap sebagai dosen di Universitas Bhayangkara.(heru/cam)

 

 

sam

No comment

Leave a Response