Fakultas Peternakan Unsoed Adakan Dies Natalis Ke-53

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO—Alief Einstein selaku Humas Dies Fakultas Peternakan Unsoed ke-53 menerangkan bahwa keberhasilan Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman) Purwokerto Jawa Tengah menggelar berbagai acara pada dies pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa Fapet Unsoed saat ini menjadi bagian yang menyesuaikan diri untuk berkomitmen terus dan berpartisipasi aktif dalam menciptakan komunitas pendidikan tinggi berskala internasional.

 " Lulusan Fakultas Peternakan Unsoed banyak dibutuhkan industri peternakan yang selalu berkembang baik off farm maupun on farm, bank, berbagai perusahaan swasta dan Aparatur Sipil Negara, " ungkap Einstein.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, dalam rangka Dies Natalis Fakultas Peternakan Unsoed ke 53 tahun 2019 (10 Februari 1966 – 2019) Fapet Unsoed mengadakan berbagai AGENDA DIES NATALIS KE 53 FAPET UNSOED TAHUN 2019 yang akan dilaksanakan secara meriah. Tema yang diambil dalam rangkaian acara dies natalis Fapet Unsoed tahun 2019 ini adalah "Eksistensi Peternakan di Era Milenial".

Kegiatan Dies Fapet Unsoed tersebut diawali dengan berbagai acara di antaranya : Acara Do’a, Jalan Sehat, Peresmian Website Dengan Tampilan Baru, Acara Tasyakuran, dan serangkaian kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2019.

 A.   Jalan Sehat

Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed mengadakan kegiatan jalan sehat dalam rangku dies natalis Fapet Unsoed ke 53, sabtu (9/2/2019). Acara dimulai pukul 07.00 WIB bendera start di kibarkan oleh Dekan Fapet Unsoed Prof.Dr.Ismoyowati,MP., namun sebelum kegiatan jalan sehat dimulai dekan meresmikan website baru Fakultas Peternakan unsoed.

Dekan Fapet Unsoed Prof.Dr. Ismoyowati, MP. dalam sambutan “ Jalan Sehat ” menyampaikan terimakasih atas partisipasi dan peran serta masyarakat sekitar kampus, keluarga civitas akademika, lembaga mitra fakultas, dan alumni yang telah berkontribusi mendukung kegiatan jalan sehat tersebut.

Ketua panitia jalan sehat Ir. Nunung Noor Hidayat, MP dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kerjasamanya baik di intern Fakultas maupun mitra fakultas yang telah memberikan hadiah pada kegiatan jalan sehat tersebut. Jumlah hadiah 243 yang terdiri dari hadiah super grand prize, grand prize, hadiah utama dan hadiah hiburan.

Jalan sehat tersebut diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri dari warga secara sekitar kampus, mahasiswa, alumni, tenaga pendidikan, dan tenaga kependidikan.  Rute yang ditempuh sepanjang sekitar 5 kilometer mengelilingi mengelilingi desa sekitar kampus, yaitu kelurahan Karangwangkal, Arcawinangun dan Grendeng.

Group Angklung Yunior SD Purwokerto Lor naik mobil bak terbuka mengiringi peserta jalan sehat, menambah meriah dengan bunyi angklung sepanjang jalan.Mahasiswa Fapet Unsoed saat jalan sehat sambil bagikan 1.000 butir telur ayam dan 450 cup susu secara menyasar bagi masyarakat yang ditemui di jalanan.

 B.   Fapet Unsoed Launching Web Baru

Fakultas Peternakan Unsoed telah memiliki website dengan tampilan baru. Perbaikan tampilan web tersebut sejalan dengan misi Pimpinan Fakultas Peternakan Unsoed dalam sistem informasi. Perbaikan sistem informasi ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses informasi mengenai Fakultas Peternakan Unsoed secara keseluruhan.

Pembaharuan ini juga dinilai penting dalam rangka meningkatkan ketertarikan generasi milenial yang sangat akrab dengan teknologi pada era 4.0, sehingga website dapat menjadi jendela bagi milenial muda dalam memantapkan pilihanya melanjutkan pendidikan di Fapet Unsoed.

Menurut Dosen Fapet Unsoed Afduha Nurus Syamsi, S.Pt., M.P, " Website baru ini diharapkan mampu menjadi media yang lebih informative bagi pengguna internet. Tampilan layout yang digunakan lebih sederhana dan menarik dibandingkan dengan website sebelumnya. Seluruh informasi yang berkaitan dengan kegiatan akademik, kemahasiswaan, kepegawaian, bahkan alumni telah terfasilitasi di dalamnya, "ungkap Dhuha. Alamat laman yang digunakan tidak dirubah dari yang lama yaitu www.fapet.unsoed.ac.id.

Perbaikan website Fapet Unsoed telah dikerjakan selama tahun 2018 dan peresmianya di laksanakan bersamaan dengan puncak acara Dies Natalis Fakultas Peternakan Unsoed pada Hari Sabtu, 9 Februari 2019. Launching Web Fapet merupakan agenda awal dalam rangkaian acara tersebut dan dilaksanakan sebelum pelaksanaan kegiatan jalan sehat.

Website diresmikan langsung oleh Dekan dan didampingi oleh seluruh wakil dekan  Fakultas Peternakan Unsoed. Dekan dalam sambutanya menyampaikan harapan bahwa website fapet akan menjadi kebanggan baru dan dapat menjadi sarana informasi yang baik dan menarik bagi masyarakat luas tentang Fapet Unsoed.

Peresmian web fapet unsoed ditandai dengan pemotongan pita dan foto bersama pimpinan di depan layar informasi yang telah terkoneksi dengan web fapet terbaru. Pemotongan pita oleh dekan, mendapat tepuk tangan yang meriah dari ratusan peserta jalan sehat.

Banyak peserta yang memberikan apresiasi dan memuji tampilan web terbaru. Salah satu pujian datang dari purna tugas Ir.Sutardi,SU yang menyatakan “Fapet hebat, web terlihat menarik dan kreatif”. Dosen Fapet Unsoed lainnya juga mengapresiasi kinerja tim web fapet yang saat ini diketuai oleh Dosen Fapet Afduha Nurus Syamsi, S.Pt., M.P., yang telah berupaya seoptimal mungkin dalam mengemas tampilan web terbaru menjadi menarik dan kekinian. 

 C.   Peresmian Masjid Al An’am Fakultas Peternakan UNSOED

 Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman resmikan Masjid Al An’am, Sabtu (9/2). Dekan Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Ismoyowati, MP. menjelaskan bahwa pembangunan masjid ini tidak lepas dari bantuan segenap civitas akademika, alumni, dan berbagai instansi, sehingga pengerjaannya dapat dilaksanakan dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun. “Penamaan masjid Al An’am sendiri diambil dari salah satu surat dalam Al Qur'an yang memiliki arti “Binatang/Hewan Ternak,” ungkapnya.

Dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Kuat Puji Prayitno, SH., M.Hum. dalam sambutannya mewakili Rektor Universitas Jenderal Soedirman menyampaikan bahwa peresmian Masjid Al An’am Fakultas Peternakan ini sudah seharusnya dijadikan sebagai momentum untuk semakin rendah hati, memperbaiki diri sekaligus momentum meningkatkan kualitas diri, baik dalam konteks hubungan antara manusia dengan Tuhannya juga dalam konteks hubungan manusia dengan sesama.

“Kiranya, keberadaan masjid ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan persaudaraan kita sebagai sesama muslim, termasuk juga menjadi motor penggerak untuk menautkan rasa kebangsaan dan kemanusiaan kita, sebagai bagian dari mewujudkan Indonesia sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang berlimpah kemakmuran dan selalu mendapat lindungan dan ampunan dari Allah SWT,” ungkap Wakil Rektor III dalam membacakan sambutan Rektor UNSOED.

Laporan Panitia Pembangunan masjid, Ir. Sigit Mugiyono, MS dalam laporannya dia mengucapkan terima kasih atas peran sertanya para donator yang telah memberikan sumbangsih baik berupa uang ataupun material baik itu dosen, karyawan, mahasiswa dan alumni. Dalam laporannya dana yang didapat hampir  sampai angka 1 miliar rupiah, namun sampai peresmian masjid dana yang dikeluarkan belum sampai 800.000.000 rupiah. Peletakan batu pertama masjid itu sudah dilakukan pada Oktober 2 Mei 2018 bertepatan dengan hari pendidikan nasional. 

Acara dilanjutkan pemotongan pita tanda diresmikannya masjid Al-An’am Fapet Unsoed oleh Rektor Unsoed yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan dilanjutkan sholat isya berjamaah. Sholat berjamaah dipimpin oleh imamDosen Fapet Unsoed ustadz Ir.H.Muhamad Nuskhi, M.Si. (cucu pahlawan nasional Ki Bagoes Hadikoesoemo) dan dilanjut dengan tausyiah.

Pada kesempatan itu Ir.H.Muhammad Nuskhi,M.Si dalam tausyiahnya  menjelaskan perbedaan antara masjid dengan mushola, dia juga berpesan kepada Panitia pembangunan masjid, agar masjid mulai digunakan saat peresmian secara rutin, dengan membentuk takmir masjid, muadzin dan khotib demi terlaksananya sholat 5 waktu dan Sholat Jum’at.

Perbedaan mushola dan masjid adalah bila sudah dikatakan masjid maka kegiatan ibadah sholat 5 waktu dan sholat Jum’at bisa terlaksana. Beliau  berharap masjid yang diresmikan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. dan salah satu unsur penting dalam struktur masyarakat Islam adalah masjid yang digunakan umat Islam untuk berbagai keperluan, misalnya kegiatan di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, pemerintahan dan lain-lain.*(hen/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response