Fly Over Kretek, Banyak Minta Tumbal Masyarakat Gelar Manaqib Kubro

 

Matamatanews.com, BREBES—Puluhan nyawa melayang sia sia sejak Fly Over Kretek  Kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes difungsikan,mulai pertengahan tahun 2017 lalu. Fly over Kretek Paguyangan panjang 700 meter dengan lebar 11 meter yang menghabiskan dana Rp 83 miliar.itu akhirnya dikenal dengan sebutan jalur maut.

Antisipasi kembali timbul korban, selain Pemerintah telah membuat kan jalur penyelamat, masyarakat berinisiatif menggelar Istighosah Manaqib Kubro di bawah Fly Over Kretek. Kamis malam 3/01/2019.

Acara yang juga dihadiri  Wakil Gubernur Jawa Tengah KH. Taj Yasin Maimoen , Bupati Brebes Hj Idza Priyanti serta Wakil Bupati Narjo dan beberapa tokoh agama berjalan khidmat ditengah hembusan dingin angin malam berakhir hingga pukul 23.00 wib 

Dalam sambutannya Bupati Brebes Hj idza Priyanti berharap tidak ada lagi musibah menimpa para pengguna jalan dan masyarakat yang melalui FO Kretek. 

" Semoga doa kita semua dikobul Alloh SWT , para pengguna jalan di beri keselamatan "papar Bupati.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta semua pihak tidak saling menyalahkan dengan kerapnya musibah yang terjadi .

" Kita semua lebih memperbanyak doa , dzikir kepada Alloh,   hanya Kepada Alloh kita memohon, dan jangan lagi saling menyalahkan. Bila kita semakin dekat dengan Nya, kita akan selalu mendapat lindungan Alloh "ucap Taj Yasin. 

Istighosah memohon keselamatan bagi para pengguna jalan yang melintas FlyOver Kretek sudah diadakan kali kedua . Upaya dilakukan mengingat pada Tanggal 10 Desember 2018 telah terjadi laka lantas menelan korban jiwa lima orang dan dua hari berikutnya terjadi lagi laka lantas dengan korban meninggal dua orang di area Fly Over Kretek.

Dan  peristiwa laka lantas yang paling tragis terjadi pada bulan Mei 2018 dimana 12 orang meninggal akibat tertabrak truk kontainer angkut gula yang mengalami rem blong selepas melintas Fly Over Kretek ( Purwanto ) 

 

 

sam

No comment

Leave a Response