Gara-Gara AEGIS Hubungan AS-Rusia Tegang

 

Matamatanews.Com-Washington—Sebagai negara super power,Amerika Serikat  memiliki persenjataan canggih agar dapat lebih maju dari negara lainnya, terutama Rusia yang hingga kini masih berseteru secara diam-diam. Dan secara mengagetkan, Rusia kini baru saja mengembangkan persenjataan rudal jarak jauhnya , ICBM yang diklaim memiliki jangkauan hingga 10.000 km ke Eropa dan Amerika Serikat.
Guna mengantisipasi ICBM tersebut, Amerika Serikat kini mengembangkan perisai rudalnya,yaitu AEGIS, yang fungsinya untuk menahan serangan rudal pihak luar yang ditujukan ke negaranya. Sistem pertahanan ini dibuat untuk menghancurkan rudal lawan.

Baru-baru ini Amerika mengaktifkan pangkalan pertahanan rudal AEGISnya di EROPA,hal ini tidak ditujukan untuk menyesar Rusia. Asisten menteri luar negeri Amerika Serikat Frank Rosen mengatakan ,bahwa hal itu dilakukan untuk melindungi NATO dari serangan rudal dari timur tengah mengingat ketegangan disana masih tinggi. Tindakan Amerika Serikat itu dikecam pihak Rusia.”Keputusan berbahaya dan keliru.Karena sistem Aegis tersebut dapat merusak stabilitas strategi,” kata Mikhail Ulyanov,Kepala Depertemen kementerian Luar Negeri Rusia bagian persenjataan.

Kekhawatiran Rusia ini beralasan karena sistem AEGIS yang dipersenjatai radar AN/SPY-1  dapat mengirimkan informasi dan mendeteksi semua target yang ada dan jika diperlukan bisa menghancurkan target yang sudah terdeteksi dengan rudal. Akibat dari langkah yang diambil Amerika Serikat tersebut , hubungan kedua negara sempat mengalami ketegangan.*(Andro Dwi Putranto/berbagai sumber)

 

sam

No comment

Leave a Response