Gawat, Bangunan Muslim di Rakhine Akan di Hancurkan

 

Matamatanews.com,RAKHINE—Seluruh Masjid dan Sekolah Muslim di Rakhine terancam dihancurkan, para pejabat senior di Myanmar telah memberi perintah untuk meratakan seluruh bangunan Muslim yang berada di Rakhine dengan alasan semua bangunan didirikan tanpa izin.

Seperti yang dikutip dari Voice Daily, Setidaknya lebih dari 3000 bangunan termasuk 12 Masjid dan 35 madrasah akan dihancurkan. Sebagian besar bangunan terletak di dua kota yang mayoritas penduduknya muslim, yakni Maungdaw dan Buthidaung. Menteri Urusan Keamanan dan Perbatasan Rakhine Kolonel Htein Linn menuturkan, “Kami berusaha untuk menghancurkan Masjid-Masjid dan bangunan lain yang didirikan tanpa izin”.

Lin mengatakan kepada Voice Daily, ”Penghancuran ini merupakan suatu keharusan”. Menurut pemerintah daerah, saat ini ada 2.270 bangunan yang tidak memiliki izin, termasuk sembilan Masjid dan 24 Madrasah di Maungdaw. Kemudian sebanyak 1.056 bangunan tak berizin, termasuk tiga Masjid dan 11 Madrasah berada di Buthidaung.

Rencana pembongkaran ini menimbulkan kekhawatiran para pemimpin muslim di Rakhine, mereka berpendapat hal seperti ini dapat menimbulkan ketegangan baru antara komunitas Muslim dan Budha. “Hal ini akan membawa kekerasan dan masalah lain yang tidak diinginkan”, kata seorang pemimpin muslim yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ketegangan antara Muslim Rohingya dan Buddha di Rakhine sudah berlangsung sejak 2012 silam, yang telah menewaskan banyak umat Muslim dan membuat 140 ribu orang lainnya mengungsi, sebagian besar korban adalah Muslim Rohingya. Pemerintah Myanmar bahkan tidak mengakui adanya Muslim Rohingya, sehingga PBB menyebut mereka sebagai kelompok minoritas paling teraniaya di dunia. (tep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response