Gudang Kosmetik Ilegal Digerebek

 

Matamatanews.com.JAKARTA—Tim gabungan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta, dan Kepolisian. Selasa (20/9/2016) menggerebek gudang kosmetik obat dan makanan di pasar Pagi Asemka, Jakarta Barat. Dalam operasi itu tim memperoleh ratusan ribu kosmetik ilegal dari tujuh gudang. Kini barang bukti tersebut disita oleh pihak berwajib.

“ Kami akan usut sampai ke pabriknya, kenakan pasal tindak pidana pencucian uang. Sita dan rampas hasil kejahatan. Ini kejahatan terorganisasi. Polda Metro Jaya siap back up sidiknya.” tegas Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Fadli Imran, Rabu (21/9/2016).

Ia menuturkan penggerebekan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB, dilaksanakan bersama Bareskrim Mabes Polri, Dinas Kesehatan Provinsi DKI, Direktorat Barang Beredar, dan Jasa Kementrian Perdagangan. Satu orang tersangka pemilik ketujuh gudang tersebut tidak berkutik saat diciduk petugas gabungan.

“ Kami sudah menyelidiki kasus ini sejak Juni lalu. Jadi pemilik gudang tidak dapat mengelak lagi.” ujar Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidika BBPOM Jakarta, Nurjaya Bangsawan.

Kepala BBPOM Jakarta, Dewi Prawitasari mengatakan penggerebejan itu sudah yang ketiga kalinya, yang pertama pada 2013, lalu pada 2015 dan ketiga pada Selasa (20/9/2016). “ Tapi pelaku yang kali ini berbeda.” ujarnya.

Ia juga menambahkan, BBPOM Jakarta masih melakukan penelusuran importir yang memasok kosmetik ilegal ke gudang tersebut. Menurut keterangannya, Pemilik gudang yang berinisial HH, sebenarnya sudah dalam proses pengintaian sejak lama hingga akhirya tertangkap dalam operasi gabungan.

Sebanyak 200 merek kosmetik ilegal dan berbahaya serta 400 ribu lebih kemasan diamankan dalam penggerebekan tersebut. Nilai ekonomisnya ditaksir sekitar 7 miliar. “ Sampai saat ini totalnya sudah 7 miliar, tapi kami masih terus menghitung.” tutur Dewi.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengungkap, pihaknya sedang bekerja sama dengan kepolisian dan pihak terkait lainya. Ia menginginka agar gudang tersebut disegel. “Bisa juga gedungnya sekalian, kita lihat perkembangannya nanti.” ucapnya. (dit/Berbagai sumber).

sam

No comment

Leave a Response