Iran Ikut Sertakan Anak-Anak Dalam Latihan Militer Udara

 

Matamatanews.com, TEHERAN – Pemerintah syiah Iran melibatkan anak-anak dengan usia dibawah 15 tahun untuk ikut serta latihan militer udara besar-besaran dengan sandi “Modafean Aseman Wilayat 7” (Pembela Langit Velayat 7).

Seperti yang dilansir kantor berita Iran, IRNA yang mengatakan bahwa partisipasi anak-anak di bawah umur merupakan sebuah upaya memberi mereka kesempatan untuk mengambil suatu keputusan dan pelaksanaan peluncuran rudal.

Partisipasi anak-anak dalam latihan militer merupakan suatu pelanggaran Konvensi Hak Anak yang diadopsi oleh PBB serta disetujui oleh rezim Teheran. Konvensi tersebut menjamin perlindungan anak selama terjadinya perang dan tidak dapat merekrut anak-anak di bawah usia 15 tahun dengan cara apapun.

Brigadir Jenderal Farzad Esmayeeli yang merupakan komandan pangkalan militer Khatam al-Anbia mengatakan bahwa latihan militer kali ini telah melibatkan semua unsur militer Iran yang sebanyak 17 ribu pasukan syiah, baik yang ikut serta secara langsung maupun yang tidak.

“Kami akan melakukan uji coba sistem pertahana udara F-4 phantam dan S-300, oleh karena itu kami telah mengosongkan wilayah udara dari berbagai aktivitas penerbangan”, lanjut Farzad. Latihan militer tersebut yakni melakukan maneuver pertahanan udara lebih dari seribu titik yang tersebar diwilayah Ahvaz, Shiraz, Teluk dan Laut Arab.

Selain itu, Farzad memberi peringatan bahwa negaranya tidak akan bertanggung jawab jika ada pesawat sipil dan militer terlebih milik asing yang melintasi wilayah udara yang dijadikan tempat latihan militer. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response