Jangan Biarkan Hiruk Pikuk Politik, Tenggelamkan Alih Status Usakti Menjadi Negeri

 

Matamatanews.com, JAKARTA—Hiruk pikuk politik  pesta demokrasi untuk memilih anggota legislatif, dewan perwakilan  daerah, dan presiden secara langsung yang akan digelar pada  bulan April  mendatang diharapkan tidak menenggelamkan upaya  alih status Universitas Trisakti dari Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sejumlah sumber dan pegiat pendidikan yang ditemui media ini mengatakan, upaya  yang telah di diusung selama 16 tahun jangan tenggelam hanya karena adanya pesta demokrasi dan  hiruk pikuk politik.

“Upaya untuk menjadikan perguruan tinggi negeri memang  tidak mudah, tapi kami melihat bahwa Universitas Trisakti telah memenuhi syarat untuk beralih status dari swasta menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Dan perlu diingat Trisakti memiliki sejarah yang kental terhadap negeri ini,dan wajar bila kemudian statusnya harus diperjuangkan menjadi negeri, dan  untuk menjadi negeri itu wewenangnya ada ditangan pemerintah ,bukan swasta, partai politik  maupun kelompok tertentu,” kata pegiat pendidikan dan praktisi hukum, Wawan  Satriawan,SH,MH,Ph.d kepada  Matamatanews.com diruang kerjanya dibilangan Jakarta, Selasa (5/2/2019).

Dari penelusuran  ke sejumlah sumber menyebutkan, upaya memperjuangkan Universitas Trisakti (Usakti)  alih status dari swasta menjadi PTN telah dilakukan selama  16 tahun,namun heran hingga saat ini upaya tersebut seakan menerjang dinding yang besar. Al hasil hingga  saat ini Universitas Trisakti masih berstatus wasta, hingga terkesan siapapun yang ditunjuk menjadi rektor di perguruan tinggi tersebut tidak mampu mewujudkan alih status dari swasta menjadi  negeri .

Terkait belum terwujudnya Usakti menjadi negeri, sejumlah sumber yang ditemui,seperti alumni Usakti, orangtua mahasiswa dan anggota ikatan alumni Trisakti mengatakan ,bahwa mereka sepakat  untuk menjadikan Universitas  Trisakti menjadi perguruan tinggi negeri merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar maupun dinegoasiasikan. Intinya  tahun ini Universitas Trisakti diupayakan semaksimal mungkin menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) seperti keingingan dan impian mereka selama 16 tahun lebih.

Dari fakta yang di dapat dilapangan menyebutkan, bahwa realisasi untuk menjadikan Universitas Trisakti menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) telah didukung penuh oleh Majelis Wali Amanah (MWA)dan beberapa  elemen penting lainya  yang ada di Usakti itu sendiri,seperti Majelis Guru Besar (MGB),Senat,Ikatan Alumni se Universitas Trisakti dan Ikatan mahasiswa yang diwakili oleh presiden mahasiswa .

Sejumlah sumber yang ditemui menyebutkan bahwa  tahun ini merupakan tahun yang paling tepat untuk menjadikan Usakti sebagai PTN seperti perguruan tinggi lainnya yang ada di Indonesia.Mereka tidak ingin Usakti menjadi lahan kepentingan sekelompok orang atau golongan hingga  kebisingan kepentingan terus  menggerus di kampus tersebut.

Adakah  aroma politik hingga  Universitas Trisakti selalu  terganjal dalam peralihan statusnya dari swasta menjadi negeri, seperti rumor yang beredar itu?

“Sejatinya Universitas Trisakti menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) yang otonom, karena Universitas Trisakti didirikan oleh pemerintah dan sejak kelahirannya dikelola secara otonom oleh manajemen Universitas Trisakti,seperti Senat Universitas, Rektorat dan pimpinan Universitas  Trisakti lainnya, tanpa membenani keuangan dan anggaran negara.Aset awal berupa puing-puing Universitas respublica yang telah dinasionalisasi oleh pemerintah, kini sudah berkembang menjadi salah satu universitas terkemuka di Indonesia dengan infra dan suprastruktur yang sangat memadai untuk menjadi berstatus Perguruan Tinggi Negeri (PTN),” demikian salah satu nukilan ‘Sekapur Sirih’ dalam buku Reposisi dan Transformasi yang didapat  Matamatanews.com.

Lepas ada atau tidaknya aroma politik dalam alih status Universitas Trisakti yang hingga kini masih tersendat, yang jelas  berbagai elemen penting seperti Majelis  Wali Amanah (MWA),Majelis Guru Besar (MGB), Senat, dan Ikatan Alumni Universitas Trisakti  serta  Ikatan Mahasiswa yang diwakili presiden mahasiswa telah bersepakat untuk menjadikan Universitas Trisakti sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang otonom.

Dan kabarnya, pihak Masyarakat Trisakti yang diketuai  Wisnu Suhardono sendiri telah melayangkan surat  yang ditujukan langsung ke Presiden Joko Widodo, yang isinya membeberkan seluruh aspirasi dan problema  yang dihadapi Universitas Trisakti saat ini. Surat tersebut mengurai lengkap keinginan, dan harapan yang  diperjuangkan para senioritas pendidikan  Usakti selama 16 tahun lebih.Intinya  tidak ada cara dan opsi lain terhadap kelangsungan  Universitas Trisakti  di masa mendatang  selain dengan menjadikan Universitas Trisakti secepatnya beralih menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang otonom tanpa adanya campur  tangan pihak luar maupun pihak ketiga, dan kesemua itu hanya bisa dilakukan dan diwujudkan oleh Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo.

Akankah Universitas Trisakti berganti dari swasta menjadi negeri seperti yang diharapkan, atau sebaliknya pemerintah membiarkan harapan perguruan tinggi tersebut terus membungbung laksana awan nun jauh di angkasa meski desakan perubahan terus digulirkan dan membuncah dari seluruh elemen dan sivitas Trisakti? (cam)

 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response