Karena Gudang Bantuan Masih Menumpuk, Bantuan Indonesia Masih Tertahan

 

Matamatanews,com. CHITTAGONG—Suplai bantuan kemanusiaan yang dikirim pemerintah Indonesia untuk pengungsi muslim Rohinga masih tertahan di Bandara Shah Amanat, Chittagong, Bangladesh. Bantuan tersebut masih berada di gudang bandara untuk menunggu waktu pengiriman ke Cox’s Bazar, salah satu pusat pengungsian. Disebutkan Duta Besar RI untuk Bangladesh, Rina P Soemarno, bahwa sejauh ini Kedutaan Besar RI di Bangladesh maupun  Badan Nasional Penanggulangan Bencana masih berkoordinasi dengan pemerintah lokal.

“Setahu kami penampungan untuk kemanusiaa di Cox’s bazar masih penuh dan menumpuk, sehingga bantuan kemanusiaan belum bisa dikirim kesana,” jelas salah seorang pekerja sosial asal Bangladesh bernama Malik Hussein kepada Matamatanews.com, Jum’at (15/9/2017) .

Masih tertahannya bantuan kemanusiaan yang dikirim Indonesia untuk pengungsi muslim Rohingya, seperti diungkapkan sejumlah organisasi internasional yang sudah berada lebih dulu dipengungsian memang karena faktor kondisi yang tidak memungkinkan. Mereka menyebut, selain gudang penampungan bantuan masih penuh, juga terkadang terhambat karena persoalan sepele.

“ Bantuan yang seharusnya sudah bisa dikirim,terkadang harus menunggu waktu berjam-jam hanya karena tidak ada kesiapan dan infromasi yang valid , dan gudang yang penuh selalu menjadi kendala,”jelas seorang sumber dari organisasi internasional yang sudah lebih dulu berada di pengungsian.

Meski kiriman bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia masih tertahan, namun pemerintah Bangladesh menyampaikan terima kasih atas bantuan kemanusiaan yang telah didatangkan dari Inedonesia. Deputi Komisaris Chittadgong Md Zillur Rahman Chowdury mengatakan, bahwa langka Pemerintah Indonesia untuk segera mengirimkan bantuan sangat tepat. (akbar)

 

 

sam

No comment

Leave a Response