Keamanan Nasional Inggris Berpotensi Menjadi Target Hacker Rusia

 

Matamatanews.com, LONDON – Perang cyber (dunia maya) antara negara Rusia dengan negara Barat kian hari kian memanas. Kepala National Cyber Security Centre (NCSC) Ciaran Martin mengatakan bahwa Inggris berpotensi menjadi target serangan cyber Rusia, termasuk upaya yang dilakukan untuk mencuri rahasia keamanan nasional dan ikut serta dalam proses demokrasi.

Dalam sebuah wawancara dengan The Sunday Times, Martin mengklaim Inggris mengalami sedikitnya 60 serangan cyber setiap bulannya. Dari serangan tersebut, terdapat beberapa serangan yang bertujuan untuk melemahkan proses demokrasi dan keamanan nasional

Pada pemilihan umum tahun 2015, Government Communications Headquarters (GCHQ) berhasil mengagalkan serangan cyber tersebut, serangan itu merupakan yang pertama terjadi di Inggris.

Martin menambahkan, “Kami mempunyai beberapa lawan yang sangat mampu, namun kami telah melakukannya dengan baik, kami berhasil mendeteksinya”.

Martin mengatakan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, Inggris telah mengalami serangan cyber dengan kategori 2 dan 3 yang jumlahnya mencapai 188 serangan cyber. kebanyakan serangan tersebut bertujuan untuk mengganggu keamanan nasional.

Serangan-serangan tersebut merupakan serangan kecil yang dilakukan dengan cara melakukan phishing email ke departemen pemerintah dan bisnis.

"Kita tidak bisa menghilangkan ancaman tersebut, namun Kita tidak harus mengalah tentang serangan tersebut, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperkuat pertahanan”, terang Martin.

Selain itu, Martin menegaskan, "Saya ingin orang-orang yang melakukan serangan haking ke Inggris melihat bahwa Inggris merupakan target yang sulit untuk di serang”. (Atep/independent/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response