Mantan Diplomat Itu Akhirnya Terpilih Sebagai Presiden Georgia

 

Matamatanews.com, TBILISI—Perjuangan keras Salome Zurabishvili untuk memenangkan pemilihan umum sebagai presiden Georgia akhirnya kesampaian juga. Salome berhasil menjadi wanita pertama yang memegang jabatan sebagau Presiden di negara bekas Uni Soviet itu. Mantan diplomat kelahiran Prancis itu mendapat dukungan 59 persen suara, berbanding 40 persen suara yang didapatkan  rivalnya Grigol Vashadze di mana hampir semua suara yang masuk telah dihitung seperti dikutip dari BBC, Kamis (28/11/2018) lalu.. Zurabishvili didukung oleh partai Georgian Dream yang berkuasa, sementara Vashadze merupakan calon dari kelompok oposisi bersatu.

Konstitusi baru yang akan mulai berlaku, membuat peran presiden pada umumnya bersifat seremonial.
Zurabishvili (66) lahir di Paris setelah orangtuanya melarikan diri dari Georgia pada 1921 menyusul aneksasi oleh pasukan Soviet.

Ia berkarir di dinas luar negeri Prancis dan ditempatkan di Ibu Kota Georgia, Tbilisi, sebagai duta besar pada 2003. Dia kemudian meninggalkan jabatannya dan presiden Georgia, Mikheil Saakashvili, menunjuknya sebagai menteri luar negeri.

Zurabishvili mengatakan dia mendukung untuk menyeimbangkan hubungan Georgia dengan Rusia dan Barat. Sedangkan Vashadze - yang merupakan menteri luar negeri selama konflik 2008 antara Georgia dan Rusia - dipandang lebih pro-Barat. Pemilu ini adalah pemilu terakhir kalinya untuk memilih presiden secara langsung di Georgia. Selanjutnya, mereka akan beralih ke pemerintahan parlementer.(bar)

 

sam

No comment

Leave a Response