Media Arab dan Internasional Diperbolehkan Masuk Idlib

 

Matamatanews.com, IDLIB—Akhirnya keinginan para wartawan Arab dan internasional untuk bisa masuk dan meliput kondisi kemanusiaan serta aksi protes anti agresi di basis terakhir oposisi di provinsi Idlib kesampaian juga. Pemerintah sementara pengelola provinsi Idlib dan sekitarnya mempersilahkan media Arab dan internasional untuk masuk dan meliput seluruh kondisi kemanusiaan yang disana.

Kehadiran para wartawan Arab dan internasional sepenuhnya difasilitasi Pemerintah Penyelamat, dan mereka masuk Idlib melalui berbagai perlintasan resmi serta mendapat perlindungan.Langkah tersebut dilakukan dalam upaya mengimbangi serangan terhadap media oleh Rusia dan sekutunya terkait Idlib.

Tugas utama para jurnalis itu melaporkan kondisi kemanusiaan terkini dan demonstrasi anti agresi yang kembali akan digelar Jumat ini. Demontrasi itu akan menjadi aksi massa ketiga di setiap Jumat untuk mendukung pejuang bersenjata dan menolak agresi militer Rusia dan rezim.

Saluran “CNN” Turki masuk beberapa kali ke provinsi Idlib dalam beberapa hari terakhir. Bahkan mereka bisa menjangkau kawasan Jaisr Al-Shughur yang beberapa hari lalu menyaksikan gempuran sengit. CNN Turki juga meliput langsung sengitnya gempuran rezim dan jatuhnya korban anak-anak dan sipil.

Koresponden portal Suriah, Enabbaladi.net, Kamis (13/09), melaporkan wartawan media CNN cabang Turki, BBC Inggris, JSC dan Sky English memasuki Idlib pada Rabu.

Banyak media lokal dan Arab berada di provinsi Idlib. Namun media internasional sangat jarang masuk ke wilayah itu setelah Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) mengontrol penuh Idlib. HTS sendiri pernah memberi jaminan keamanan bagi wartawan internasional yang ingin meliput ke basis terakhir oposisi itu.(bar/berbagai sumber/kbt)

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response