Pemerintah Bentuk Tim Pemantau Internet

 

Matamatanews.com,JAKARTA---Maraknya konten radikalisme di media sosial, konten ini tidak hanya sebagai propaganda namun sudah menjadi aksi nyata. Menyikapi isu tersebut Pemerintah akan membentuk gugus tugas ( task force ) yang terdiri anggota permanen dari kementrian terkait.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Suhardi Alius menyampaikan hasil rapat khusus dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, BNPT akan memimpin gugus tugas tersebut.

“ Mereka akan punya akses langsung ke menteri dan kepala lembaga.” ujar Suhardi. Salah satu tren perkembangan terorisme saat ini, intensnya pemanfaatan internet dan media sosial. Penanganannya baik deradikalisme maupun kontra – radikalisme harus lintas kementrian, diantaranya dengan Menkominfo, lanjut Suhardi.

Menteri Komunikasi dan informatika, Rudiantara, menyatakan konten radikalisme banyak disebarkan via media sosial. Pembentukan gugus tugas ini dianggap efektif karena media sosial sulit terdeteksi. “ Media sosial semacam hubungan antar teman dan kelompok. ”Kerja sama dengan Polri, BIN, dan BNPT untuk menanggulangi masalah ini dibutuhkan juga metode yang tidak normatif, tegas Rudiantara.

Penanganan terorisme di dunia maya tidak bisa dilakukan secara parsial, koordinasi harus dilakukan antar instansi, antar pemerintah dengan pihak swasta dan juga dengan luar negeri, ujar Kepala Desk Siber Kemenko Polhukam, Agus Barnas. Menurut Menteri Polhukam, Wiranto, penanganan terorisme harus dilakukan secara tertutup. (Aditia/Kompas/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response