Pemkab Karawang Keluarkan Kebijakan Perekaman dan pengambilan e-KTP

 

Matamatanews. KARAWANG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang  mengeluarkan kebijakan perekaman dan pengambilan  e-KTP di masing-masing  kecamatan. Hal ini untuk mengantisipasi mengularnya antrean di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat.

"Perekaman dilakukan di masing-masing kecamatan. Kemudian berkas dikumpulkan dibawa ke Disdukcapil Karawang untuk dicetak. Setelah dicetak dibawa kembali ke kecamatan untuk didistribusikan. Kebijakan berlaku sejak 6 September 2018," ujar Kepala Disdukcapil Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan di kantornya.

Proses tersebut, kata Yudi, membutuhkan waktu tiga hari sejak permohonan dan perekaman e-KTP. Waktu tersebut dibutuhkan untuk peroses pengumpulan, pencetakan, hingga pendistribusian.

Hanya saja, tambahnya, setiap kecamatan mendapat kuota 40 e-KTP per hari. Sehingga, setiap hari Disdukcapil mencetak 1.200 e-KTP.

"Kuotanya 40 e-KTP per kecamatan per hari. Jadi jumlah kuota untuk 30 kecamatan 1.200," ungkapnya.

Yudi menyebutkan, kebijakan perekaman hingga pengambilan fisik e-KTP di kecamatan berlaku permanen. Akan tetapi, jika kecamatan kewalahan dan terjadi penumpukan akan dilakukan evaluasi kembali.

Meski kebijakan tersebut diterapkan, lanjutnya, pelayanan satu pintu di Disdukcapil Karawang masih berlaku. Hanya saja, beberapa inovasi pelayanan dilakukan untuk mengurai antrean di Disdukcapil Karawang.

"Salah satunya permohonan pembuatan Akta Kelahiran bisa melalui online via WhatsApp," katanya.

Sebelumnya, warga berdesak-desakan mengantre di Disdukcapil Karawang.Bahkan sempat terjadi insiden pecahnya 4 kaca kantor Disdukcapil Karawang akibat antrean yang membludak Minggu yang lalu .untungya tidak ada korban jiwa .Mereka akan mengambil fisik e-KTP, setelah hampir satu tahun terakhir hanya mengantongi surat keterangan (suket). *(Rosid)

 

sam

No comment

Leave a Response