Pengamat Dunia Islam, Imbang Jaya Nyatakan Tak ada Alasan Pertahankan Jokowi Dua Periode

 

Matamatanews.com, JAKARTA—Tampaknya ada yang salah di dapur kebijakan di negeri ini, dan salah satunya adalah kenaikan harga telor dan ayam  serta turunannya hingga dampaknya terasa ke rakyat kecil.Meski sejauh ini Presiden Joko Widodo belum mengeluarkan kebijakan baru terkait kenaikan harga bahan pokok, namun  harga telur dan ayam potong dipasaran mengalami fluktuasi.Hal itu diungkapkan Pengamat Dunia Islam dan Pegiat Bisnis urusan Timur Tengah serta Eropa, Imbang Jaya, kepada Matamatanews.com, Senin (9/7/2018) pagi tadi diruang kerjanya di kawasan Sawangan Bogor, Jawa Barat.

“Harga telur yang biasanya hanya sekitar Rp 21.000 – Rp 25.000 per kilo, kini sudah mencapai Rp 30.000 begitupun dengan ayam potong yang biasanya berkisar Rp 26.000 per ekor, kini Rp 38.ooo per ekornya. Kenaikan harga ini harusnya menjadi warning bagi pemerintah untuk segera mengambil tindakan cepat agar perekonomian ditingkat bawah tidak terganggu, dan ini sangat krusial sekali karena imbasnya langsung ke rakyat kecil,” ungkap Imbang Jaya, serius.

Sebenarnya kata pria yang akrab disapa Imbang ini, pemerintah seharusnya mafhum dan mengerti perasaan yang dialami masyarakat terutama rakyat kecil. Karena kenaikan yang terjadi dilapangan bukan lagi sekedar lagi kebutuhan sekunder,seperti mobil dan barang-barang berharga melainkan kebutuhan sehari-hari.

Bagi Imbang,bila kenaikan ini terus berlanjut dan terus berfluktuasi seiring dengan kurs dolar, sudah tidak ada alasan lagi untuk mempertahankan Presiden Joko Widodo sebagai Presiden dua periode 2019 mendatang.

“Masyarakat kecil atau rakyat tidak mungkin bersuara dengan kenaikan dengan kenaikan, dan seharusnya pemerintah memiliki perasaan yang sensitif terhadap nasib dan penderitaan rakyat kecil, terutama yang terkait dengan harga-harga yang terus melambung. Awalnya saya tidak terlalu menanggapi kenaikan yang ada dilapangan,tetapi setelah terjun ke lapangan ternyata  hasilnya sangat miris sekali dan ini realita bukan hoax,” tegas Imbang.

Kalau sudah begini,lanjut Imbang pemerintah harusnya bertindak cepat agar kenaikan harga telur, ayam potong, dan turunannya tidak bertengger lama sehingga pendertaan rakyat kecil bisa diatasi sedini mungkin. Dengan aksi tanggap pemerintah terhadap kenaikan harga yang ada, akan menunjukkan bahwa pemerintah aspiratif dan dan reaktif terhadap nasib rakyat kecil, bukan sebaliknya menunggu kegaduhan dan korban berjatuhan.

Imbang berharap, pemerintah mampu menafsirkan aspirasi rakyat kecil, terutama terkait  lonjakan harga telur dan ayam potong serta turunannya sehingga masyarakat bisa nenafsirkan bahwa pemerintah hadir untuk memberikan jaminan, bukan sebaliknya.

“Bila kondisi seperti ini,seperti kenaikan harga tidak bisa diatasi dan terus berlanjut, ya bagi saya sudah tidak ada alasan lagi untuk mempertahankan Presiden Jokowi di dua periode tahun 2019 mendatang,” ucap Imbang. (bar)

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response