Penyebar Hoax Dikenal Sebagai Pemborong.

Matamatanews.com, BREBES—Jw ( 45) Warga desa Langkap kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes dijemput Tim Polda Jateng menuju Polres Brebes pada jum at 4 January 2019 pukul 19.12 Wib. Jw dijemput petugas atas dugaan sebagai pelaku penyebar berita Hoax 7 container Surat Suara Pemilu di media sosial WhatsApp. 

Menurut Yono salah satu warga Desa Langkap,  JW dikenal sebagai pemborong proyek di seputar wilayah Desanya. 

"Seringnya mengerjakan proyek proyek kegiatan Pemerintahan Desa Langkap, baik proyek jalan maupun lain nya" tutur Yono Selasa (8/1/2019). Meski demikian Yono tidak tahu aktifitas JW yang lain selain menjadi pemborong.

"Terkait kasus yang menimpanya saya tidak tahu persis karena saya tidak mengenal media sosial " jelasnya. Terpisah Kepala Desa Langkap Kecamatan Bumiayu Brebes Mustolih saat dikomfirmasi matamatanews.com, Selasa 8 Januari 2019, kemarin, mengaku pada saat JW dibawa petugas dirinya turut mendampingi. 

Kronologinya JW dijemput tim Polda menuju ke Polres Brebes pada Jumat, 4 Januari 2018 pukul 19.12, Untuk keperluan penyidikan terkait kasus tersebut.Pada hari Sabtu, 5 Januari 2019 pukul 18.37, diijinkan pulang karena proses penyidikan dianggap cukup. 

" Saya selaku Kepala Desa turut mendapingi dan saat ini JW sudah berada dirumah" jelas Mustolih. 

Mengingat JW bukan pelaku utama dan hanya turut serta menyebarkan, dia diperbolehkan pulang. Dengan syarat melapor secara rutin setiap dua kali dalam seminggu, sampai batas waktu yang belum ditentukan. (Purwanto) 

sam

No comment

Leave a Response