Pertaruhan Nasib, Diladang Sawit...

 

Matamatanews.com, SAMPIT –Meski kedua belah pihak, dalam hal ini  pengurus dan anggota Koperasi Harapan Makmur (KHM) dengan pihak perusahaan PT.SISK (PT Surya Inti Sawit Kahuripan) telah sepakat untuk saling menjaga lahan, namun harapan tersebut belum terealisasi seperti yang di inginkan. Untuk menjaga tindakan sepihak dari pihak perusahan, seperti memanen hasil sawit,maka pengurus dan anggota koperasi masih berjaga di lokasi.

Penjagaan tersebut dilakukan,karena beberapa hari sebelumnya ada kabar bahwa pihak perusahaan diduga akan melakukan aksi paksa pemanenan dengan menggunakan bantuan pihak keamanan,akibatnya nyaris terjadi bentrokan antara pengurus dan anggota koperasi. “Silahkan Bapak-bapak melakukan pemanenan tapi langkahi dulu mayat saya, “ teriak ketua Koperasi Harapan Makmur, Sulistiono, hingga pihak keamanan menghentikan aksinya seketika.

Meski pihak perusahaan menggunakan berbagai cara untuk melemahkan masyarakat,namun mereka tidak khawatir dan gentar dengan gertakan tersebut. “Sudah seminggu kami bertahan di lokasi milik Koperasi sejak Jumat, 11  sampai  Sabtu ini 19 November 2016 . Kami bertahan dengan perlengkapan seadanya dan secara swadaya agar Hak hak kami dapat  diperoleh kembali” jelas Sulistiono kepada  Matamatanews.com.

Hingga berita in i diturunkan, belum terlihat ada upaya atau etikat baik dari perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.Bahkan sinyalemen dari sejumlah sumber menyebutkan, bahwa kini pihak perusahaan sedang membujuk beberapa anggota koperasi untuk diajak bekerjasama membuat laporan ke polisi untuk memfitnah anggota maupun pengurus koperasi. Benarkah? Entahlah,hanya Tuhan dan mereka yang tahu. (Parlin Silitonga/H.Yudi Fahrul/Husor Silitonga)

sam

No comment

Leave a Response