Piknik Ke Bali, Diduga Pakai Uang Korupsi

 

Matamatanews.com, MADIUN – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Mejayan, melimpahkan tersangka Kepala Inspektorat Kabupaten Madiun, Benny Adiwijaya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada November mendatang. Benny akan duduk dikursi pesakitan dengan dugaan tuduhan penyelewengan dan rutin tahun anggaran 2012-2014, yang merugikan negara hingga Rp 1,3 miliar.

Rabu (26/10/2016), Kepala Kejaksaan Negeri Mejayan, Bambang Eko M, SH menyatakan pelimpahan berkas dan tersangka Benny setelah jaksa peneliti berkas menyatakan lengkap. Dalam penanganan perkara ini, penyidik sudah menahan Benny sejak akhir Juli 2016. Bambang juga mengatakan, saat menjabat sebagai Kepala Inspektorat, tersangka sudah menggunakan anggaran belanja rutin tidak sesuai peruntukkannya.

Ia mencontohkan, banyak anggaran digunakan untuk piknik hingga ke Bali sampai bagi-bagi uang tunjangan hari raya bagi pegawainya.Tidak hanya itu, penyidik juga menemukan keganjilan hari perjalanan dinas dan jumlah orangnya yang fiktif. Kelebihan hari perjalanan dinas dan jumlah orang tersebut digunakan untuk kepentingan yang tidak terkait dengan pekerjaan.

"Banyak anggaran yang juga diambil tersangka untuk kepentingan pribadinya," kata Bambang. Sedangkan jumlah tersangka, Bambang mengatakan dalam kasus ini hanya Kepala Inspektoratnya saja. Pasalnya, tersangka berperan utama sehingga korupsi itu terjadi. Selain ditahan Benny juga dijerat dua pasal yang diatur dalam Undang-undang Korupsi.

Ancaman hukuman minimal satu tahun penjara, dan maksimal 20 tahun pejara. Menurut Bambang, saat proses penyidikan berlangsung, tersangka mengembalikan jumlah kerugian negara sebesar Rp 100 juta. Kendati demikian, penanganan kasus itu terus berlanjut hingga tuntas di pengadilan. [Did/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response