Polri Ungkap Pungli di Kemenhub

 

Matamatanews.com, JAKARTA – Selasa (11/10/2016) sore Kapolri Jenderal Tito Karnavian ungkap banyaknya praktek pungutan liar di Kementerian Perhubungan. Mulai dari izin panjang kapal hingga pembuatan buku pelaut. “ Ada panjang kapal, berat kapal, ada pergantian bendera kapal, masing – masing item itu harus bayar ditambah lagi dengan pembuatan buku pelaut,” ungkap Tito di Kemenhub.

Pungli juga merambah ke pembuatan buku pelaut. Orang yang ingin menjadi pelaut dikenai biaya lebih. “ Nelayan yang ingin gunakan kapalnya harus memberikan tambahan uang,” imbuh Tito.

Terkait kasus pungutan liar di Kemenhub, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi angkat bicara. Melalui keterangan tertulisnya yang disampaikan Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Internasional, Dewa Made Sastrawan menyampaikan sejak dilantik dan mulai menjalankan tugas sebagai Menhub, ia sudah menegaskan kepada seluruh jajarannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua stakeholder dan tidak melakukan praktek pungutan liar (Pungli). “ Satu bulan menjabat sebagai Menhub, saya mendapat sejumlah laporan indikasi pungli di internal kementerian, khususnya di bidang pelayanan perizinan,” ujar Budi.

Ia juga menyatakan karena kasus ini sudah masuk kedalam ranah hukum pidana, maka pihak kepolisian langsung berkoordinasi aktif. “ Kami menemukan fakta – fakta awal dan kemudian disampaikan ke pihak kepolisian untuk melakukan investigasi hingga diperoleh bukti kuat untuk melakukan operasi tangkap tangan di unit perizinan,” tutur Budi. Setelah mendengar informasi operasi tangkap tangan tersebut. Presiden Joko Widodo yang pada saat itu sedang memimpin rapat terbatas di kantornya, langsung meluncur menuju Kemenhub.

Ia mengatakan, akan memastikan seluruh lembaga untuk tidak melakukan pungutan liar dari masyarakat. Khusus kepada Budi Karya dan Asman Abnur, Menteri PANRB, Jokowi meminta untuk segera melakukan pemecatan terhadap pejabat pelaku pungli. “ Hentikan yang namanya pungli, terutama yang menyangkut pelayanan masyarakat,” tegas Jokowi.

Tito juga memastikan operasi tangkap tangan terkait pungli akan terus dilakukan di Daerah serta di Instansi lain. “ Termasuk di kepolisian,” imbuh Tito. Dalam kesempatan itu juga Kapolri berterima kasih atas adanya laporan dari pihak Kemenhub. (Adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response