Presiden Korsel Diduga Bocorkan Dokumen Negara

 

Matamatanews.com, SEOUL – Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye diduga telah membocorkan beberapa dokumen negara kepada salah satu kerabatnya yang bernama Choi Soon-sil. Park membenarkan bahwa ia telah memberitahu beberapa dokumen negara kepada Choi yang tidak menjabat sebagai pejabat negara.

Akibat ulahnya, pada sabtu kemarin (29/10/2016) sekitar 1.200 penduduk Korea Selatan melakukan aksi unjuk rasa yang menuntut pengunduran diri presiden Park Guen-hye. Dalam permintaan maafnya, Park membenarkan bahwa Choi telah melihat beberapa dokumen negara setelah ia menjabat sebagai presiden sejak 2012 lalu.

Park mengatakan,”Saya terkejut dan hati saya hancur karena perbuatan saya yang menyebabkan kekhawatiran publik. Saya telah membocorkan dokumen negara dengan hati yang tulus sehingga saya dapat meninjau kembali dokumen tersebut”.

Media lokal dan partai oposisi menuduh Choi menyalahgunakan hubugannya dengan Park untuk memaksa para konglomerat lokal agar mau menyumbang jutaan dolar kepada dua yayasan yang didirikannya. Selain itu, JBTC menemukan sebuah komputer bekas Choi yang berisikan berbagai dokumen-dokumen negara serta Choi kedapatan mencampuri urusan kenegaraan.

Berdasarkan konstitusi di negara Korea Selatan, Park kebal dari tuntutan pidana kecuali ia melakukan pemberontakan atau penghianatan kepada negara. Akibat insiden tersebut, tingkat kepercayaan dan penerimaan publik kepada Park menurun secara drastis menjadi 21,1 persen.

Selain itu, kekacauan publik ini menyebabkan Park memberi perintah kepada 10 Menterinya untuk mengundurkan diri pada jumat (28/10/2016) lalu. Pengunduran diri ini dilayangkan kepada Menteri Urusan Poltik, Menteri Luar Negeri, Menteri Keamanan Nasional dan Menteri Urusan Publik. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response