Studi : Hembusan AC Dapat Pengaruhi Kesehatan

 

Matamatanews.com, JAKARTA – Pendingin ruangan atau Air Conditioner (AC) yang menyala ketika tidur dapat mempengaruhi kesehatan. Hembusan angin dingin AC memicu pergerakan tidur sehingga denyut jantung cenderung meningkat.

Ilmuwan Toyohashi University of Technology membuktikan hembusan AC dengan kecepatan 0,14 m/s memicu perubahan posisi yang lebih sering selama tidur. Terganggunya kualitas tidur dipengaruhi oleh kecepatan (velositas) frekuensi terbangun yang lebih tinggi. Pengamatan dengan EEG (Electroencephalogram) menguatkan kesimpulan bahwa kualitas tidur berkurang akibat hembusan AC yang terlalu kencang.

Para partisipan penelitian akan merasakan hawa yang lebih dingin saat menggunakan kecepatan yang lebih tinggi. Meskipun menggunakan dua pengaturan kecepatan berbeda sebagai perbandingan, temperatur yang dipakai dalam eksperimen tersebut disetarakan, sekitar 26 derajat celcius.

Walau terdapat perbedaan denyut jantung dan frekuensi terbangun, pada durasi tidur tidak ditemukan adanya perbedaan. Penelitian yang dirilis Jurnal Energy Buildings menyebutkan lamanya berada dalam fase deep sleep tidak banyak terpengaruh. Kurang tidur banyak dikaitkan dengan berbagai masalah metabolisme, mulai dari kegemukan, risiko diabetes hingga meningkatnya risiko sakit jantung. (Adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response