Tidak Rela Benderanya Diturunkan,ISIS Ledakkan Menara Masjid

 

Matamatanews.com,BAGHDAD—Tindakan biadab baru saja dilakukan ISIS terhadap salah satu masjid yang memiliki nilai sejarah dan paling dihormati warga Irak,yaitu masjid Grand Nouri. Tindakan biadab ISIS itu dilakukan pada Rabu malam (21/6/2017) lalu,dan seperti diceritakan warga lokal yang menyaksikan peristiwa itu bahwa ledakkan tersebut sempat membuat kaget penduduk sekitar. “Ketika saya melihat keluar jendela dan melihat menara itu sudah tidak ada lagi, saya merasa sebagian dari diri saya telah hilang,” kata Ahmed Saied,yang berprofesi sebagai guru,pada  Kamis (22/6/2017) lalu.

Ahmed mengatakan bahwa masjid Grand Nouri selain menjadi salah satu situs paling dihormati juga memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat sekitar,terutama Mosul. Hal serupa juga dilontarkan Nashwan,warga Mosul yang merasa prihatin atas peledakkan masjid Grand Nouri.bagi pekerja harian yang tinggal di lingkungan tersebut, kehilangan Masjid Grand Nouri sama seperti kehilangan putranya.

"Di pagi hari saya naik ke atap rumah dan tertegun melihat menara Hadba (menara Masjid Grand Nouri) telah hilang. Saya menangis, saya merasa telah kehilangan putra saya," ucap Nashwan. Pasca ledakkan,juru bicara koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat yang membantu menumpas ISIS,Kolonel Ryan Dillon menyatakan akan terus menyerang dan menghabisi pasukan ISIS. Sampai saat ini masih ada sekitar dua kilometer persegi di wilayah Mosul yang dikuasai ISIS.

Semantara itu, bagi Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi, dengan dihancurkannya Masjid Grand Nouri menandakan pasukan ISIS telah mengakui kekalahan. "Dihancurkannya menara Hadbadan Masjid Al-Nuri berarti pengakuan kekalahan ISIS," ucap Haider di situs resminya.

Masjid Al-Nuri merupakan lokasi dideklarasikannya ISIS oleh pimpinan kelompok, Abu Bakr Al-Baghdadi pada 2014. Pasukan ISIS meledakkan situs tersebut pada Rabu (21/6) malam karena tak rela melihat bendera kebesarannya diturunkan. (samar/ROL/Reuters)

sam

No comment

Leave a Response