Truk Sampah di Jalan Cibubur-Cileungsi Sebarkan Bau Busuk

 

Matamatanews.com,JAKARTA---Pemprov DKI Jakarta telah sepakat dengan Pemkot Bekasi terkait penambahan jam operasional truk sampah yang menuju TPST Bantargebang menjadi 24 jam. Penambahan jam operasional tersebut sebenarnya di maksudkan untuk mengurangi volume sampah yang menumpuk di DKI Jakarta, bukan untuk membebaskan truk sampah melenggang secara bebas selama 24 jam menuju Bantargebang.

Sesuai dengan kesepakatan sebelumnya antara Pemkot Bekasi dengan Pemprov DKI Jakarta rute yang dilalui truk sampah adalah Tol Bekasi barat dan alternatif Cibubur atau jalur Transyogi. Sedangkan untuk waktu operasinya di mulai pukul 21.00 sampai dengan 05.00 WIB.

Namun yang terjadi truk-truk sampah yang melewati jalur Transyogi tidak sesuai dengan kesepakatan. Sekarang kita dapat menjumpai truk-truk pengangkut sampah beroperasi di pagi hari, bahkan sampai menjelang siang hari.

Aktifitas truk sampah di pagi hari sangatlah mengganggu para pengguna jalan yang ingin berangkat kekantor dan warga di sepanjang jalan yang menjadi rute perjalanan truk sampah Pemprov DKI Jakarta menuju TPST Bantargebang.

Mereka terganggu karena bau sampah yang menyengat maupun air yang menetes keluar dari truk sampah yang melewati rute tersebut. Bau yang ditimbulkan akibat air yang menetes dapat bertahan cukup lama, sehingga sangat meresahkan warga maupun pengguna jalan yang kebetulan sedang melintas.

Seharusnya Pemprov DKI Jakarta mencari solusi agar truk-truk sampah tidak beroperasi di jam-jam tertentu. Serta meminimalkan kebocoran air sampah (Lindi) yang menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mencemari lingkungan. (atep)

sam

No comment

Leave a Response