Uji Coba Rudal Balistik ICBM Korut di Kecam

 

Matamatanews.com,PYONGYANG—Korea Utara (Korut) baru saja melakukan uji coba  rudal balistik antarbenua ICBM terbarunya,pada Selasa (4/7/2017) lalu. Peluncuran dilakukan sekitar pukul 9.40 pagi waktu setempat.Korut mengatakan, peluncuran rudal terbaru tersebut merupakan bagian dari pengembangan rudal mereka yang dinilai sukses dalam uji tembak.

"Korut sukses melakukan uji coba ICBM baru di bawah pengawasan pemimpin Kim Jong-un, dan rudal mampu menyerang negara manapun di dunia," bunyi pernyataan tersebut, seperti dilansir Al Jazeera pada Selasa (4/7/2017) kemarin.Menurut stasiun televisi pemerintah, Korean Central Television (KCTV), Kim Jong –un menandatangani perintah uji coba rudal Hwasong-14 dan secara pribadi melakukan peluncuran.

"Rudal Hwasong-14 mencapai ketinggian 2.802 km dan mencapai targetnya tepat setelah terbang selama 39 menit," sambungnya.

Salah satu isi pernyataan yang dirilis kantor berita KCNA menyatakan, rudal meledak dari barat laut DPRK (Domocratic Peaople’s Republika of Korea) pada Senin kemarin (3/7/2017) pukul 9.00 WIB atau Selasa pukul 7.30 WIB, dan melesat selama 39 menit sebelum mencapai target di laut terbuka, Laut Timur Korea atau Laut Jepang.

Jepang mengecam keras peluncuran rudal terbaru  milik Korut ,apalagi rudal tersebut diketahui jatuh di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) negaranya.Tokyo menilai peluncuran rudal tersebut merupakan tindakan provokasi Pyongyang, dan memberikan ancaman serius pada keamanan di kawasan.Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menegaskan,peluncuran rudal Korut tersebut merupakan masalah serius ,terutama bagi keamanan pesawat terbang maupun kapal dan hal itu adalah pelanggaran jelas terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Amerika Serikat dan Jepang, rudal terbaru yang ditembakkan Korut merupakan proyektil jarak menengah. Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in sendiri ,mengatakan bahwa militer negaranya telah menganalisis dan mencermati peluncuran rudal terbaru Korut,dan ternyata analisis tersebut menjadi kenyataan,yaitu rudal ICBM.

Rudal ICBM Korut dilesatkan dari wilayah barat ,yaitu Banghyon, Provinsi Pyongyang Utara, diperkirakan menempuh jarak sekitar 930 kilometer sebelum mendarat di Zona Ekonomi Eksklusif Jepang.Akibat uji coba rudal yang dilakukan Korut,sejumlah negara mengecam,termasuk sekutu terdekatnya,yairu Cina.

“Cina mendesak DPRK untuk menahan diri dari tindakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Juga menciptakan kondisi yang diperlukan untuk memulai dialog dan negosiasi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina,Geng Shuang,seperti dilansir kantor berita Cina,Xinhua, Selasa (4/7/2017) kemarin.

“Jika Korea Utara mengklaim mereka bisa meluncurkan sebauh ICBM ke seluruh dunia,kita harus melihat dari kacamata tekhnisnya,”kata pengamat,Euan Graham,Direktur Program Keamanan Internasional Institute Lowy yang meragukan kemampuan global yang miliki Korea Utara dalam uji coba rudal antarbenua tersebut,seperti dikutip CNN. (samar/xinhua/independent/guardian)

sam

No comment

Leave a Response