Unsoed Gelar Pemeriksaan dan Perawatan Gigi Gratis

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO--Koordinator Sistem Informasi Unsoed Alief Einstein,M.Hum. menerangkan bahwa Bulan Kesehatan Gigi Nasional Tahun (BKGN) 2018 kembali hadir di Purwokerto, Kegiatan tersebut merupakan even nasional sebagai bentuk kerjasama  antara Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah,  Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi  Indonesia (AFDOKGI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Unilever khususnya  Pepsodent.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Indonesia.  Kegiatan ini juga sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalalis Unsoed. BKGN 2018 diselenggarakan oleh 23 FKG se-Indonesiabekerjasama dengan 40 PDGI Cabang dengan mengusung Tema “Lindungi Kesehatan Keluarga dari Resiko Gula Tersembunyi”, ungkap Alief Einstein.

Menurut Direktur RSGMP Unsoed, drg.Arwita Mulyawati,MH.Kes.: BKGN 2018 di UNSOED dilaksanakan pada, Selasa-Rabu, 22-24 Oktober 2018 mulai pukul 08.00 - 16.00 bertempat di Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Unsoed. Kegiatan Tersebut terdiri dari kegiatan Pemeriksaan dan Perawatan Gigi dan Mulut.  Khusus kegiatan Donor darah hanya dilaksanakan pada Senin 22 Oktober 2018.  Data terakhir, jumlah pasien yang hadiri Kegiatan Pemeriksaan dan Perawatan Gigi Gratis yaitu 1.400 orang.

Jenis Perawatan gigi yang diberikan adalah penambalan sederhana dengan bahan tambal yang sewarna dengan gigi, pencabutan gigi baik gigi susu maupun gigi permanen, pembersihan karang gigi, pemberian topical aplikasi fluoride, dan fissure sealant. Pasien yang mengikuti kegiatan tersebut hanya diberikan kesempatan mendapatkan perawatan sebanyak 1 kali, hal tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mendapatkan hak perawatan yang sama.

 Arwita mengungkapkan bahwa pendaftaran dilayani sekitar 400 pasien per hari . Hal tersebut kami lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar pasien bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal. Tenaga medis yang terlibat berasal dari dokter PDGI Cabang Banyumas dan dokter gigi alumni Unsoed yang sudah tersebar di Indonesia. Total dokter gigi yang mengikuti kegiatan tersebut adalah 150 dokter gigi.

Selain kegiatan pemeriksaan dan perawatan gigi dan mulut gratis, ada kegiatanlain berupa penyuluhan dan sikat gigi bersama dengan sekolah-sekolah yang kami undang dalam kegiatan ini ada 12 sekolah, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-kanak serta siswa Sekolah Dasar.

Ketua Panitia BKGN 2018, drg. Fadli Ashar menyampaikan bahwa  BKGN adalah wujud komitmen peningkatan kualitas derajat kesehatan gigi di Banyumas dan sekitarnya. BKGN 2018 akan dilaksanakan pada 22-24 Oktober 2018 dengan mengambil tema “Merdeka dari Gigi Berlubang – Dekatkan Impian.” Selama tiga hari, BKGN akan memberikan jenis layanan berupa perawatan dan pencabutan gigi sederhana, penambalan serta pembersihan karang gigi dan penyecegahan gigi berlubang secara gratis. Pelaksanaan BKGN 2018 menargetkan pelayanan terhadap 1000 pasien yang akan ditangani oleh tenaga medis hasil kerjasama dengan PDGI Banyumas serta alumni Jurusan Kedokteran Gigi UNSOED dengan total 123 tenaga medis.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Area Manajer Purwokert PT Unilever Indonesia, Reza Vahlevi menjelaskan bahwa BKGN kini telah memasuki tahun ke-9 sejak pelaksanaan pertama pada tahun 2010. Unilever melalui BKGN terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan sekaligus mengedukasi masyarakat Banyumas dan sekitarnya tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Wakil Rektor Unsoed Bidang Perencanaan, Sistem Informasi dan Humas, Dr.Ir.V.Prihananto, dalam sambutannya menyampaikan pernyataan senada. Bahwa melalui aksi sosial ini, harapannya kita tidak hanya menyelenggarakan kegiatan yang sifatnya kuratif, melainkan juga dapat mengedukasi masyarakat, baik yang sifatnya promotif maupun preventif.  “Dengan demikian,  akan semakin meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut di masyarakat,” kata Prihananto. (hen)

 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response