Warga Menolak Rencana Pembangunan Waduk Bantarkawung

 

Matamatanews.com,  BANTARKAWUNG-  Saat dikonfirmasi oleh team media, salah seorang warga yang berprofesi sebagai pedagang kopi Mang Wahyudin menuturkan bahwa masyarakat sudah dua kali melakukan aksi unjukrasa terkait penolakan rencana pembangunan waduk Bantarkawung.  Menurutnya, aksi damai pertama kali dilaksanakan hari Selasa (26/11/19) pukul 09.00 s/d 10.45 WIB. Aksi damai ini berisi penolakan tentang kajian dan pembangunan waduk Bantarkawung yang dilakukan oleh Masyarakat Desa Bangbayang kec Bantarkawung Kab Brebes. Sebanyak 700 massa ikut menyuarakan aspirasinya didampingi koordinator lapangan Arif Awaluddin Spd, warga Desa Bangbayang Rt.01/Rw.04 Kec Bantarkawung Kab. Brebes.

Dalam aksi damai ini beberapa pejabat turut memonitoring kegiatan diantaranya Anggota DPRD Kab. Brebes Sudono SH, Ir I Ketut Artana mewakili Pusdataru PROV Jateng, Kepala Balai Besar Wilayah Sungan Pemali Juana, Kepala BPDAS HL Pemali Jratun, Kadin PSDA dan Penataan Ruang Kab. Brebes I Ketut Artana, Camat Bantarkawung Drs. Eko Supriyanto, M.Si, Ketua Forum DAS Pemali Jamil, Kades Bangbayang Kec. Bantarkawung  Ahmad Faizin.

Dalam aksi kedua dilaksanakan pada hari Sabtu (07/12/19) audensi diterima oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE,MM bertempat di aula Kantor Kecamatan Bantarkawung, Kab. Brebes.Dalam audensinya para pendemo menyampaikan bahwa sampai saat ini masyarakat Desa Bantarkawung, Desa Bangbayang, Desa Pangebatan tengah menanti kepastian dari pemerintah setempat khusus nya Camat Bantarkawung dan Bupati Brebes. Mereka menuntut  kejelasan dan kepastian bahwa sampai saat ini sebagai masyarakat  mereka merasa tidak tenang dan resah. 

"Do,a dan harapan kami selaku masyarakat wilayah Bantarkawung semoga jeritan dan tangisan kami didengar oleh Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti,SE,MM, Bapak Gubernur Jawa Tengah bahkan sampai Bapak Presiden RI, " kata Arif Awaludin.

" Kami tetap menolak pembangunan waduk Bantarkawung. Tanah kami tidak bisa diganti dengan kapitalis. Keadilan harus berpihak kepada rakyat bukan mafia waduk. Hentikan dan tolak pembangunan waduk bantarkawung.Harga mati, kami tidak sudi akan dibangunnya waduk bantarkawung. Ini tanah kelahiran kami, kami bukan turis yang mudah diusir, " tegasnya. (Rohim)

redaksi

No comment

Leave a Response