Wind River, Memburu Aksi Pembunuhan Di Atas Salju

 

Matamatanews.com, JAKARTA—Film ini bercerita tentang seorang agen FBI bernama Jane Banner (Elizabeth Olsen) yang ditugaskan untuk menyelidiki kasus pembunuhan wanita asli keturunan Indian, Nathalie Hanson ( Kelsey Asbille) korban pemerkosaan  yang tubuhnya  tidak sengaja ditemukan dihamparan salju oleh  Cory Lambert ( Jeremy  Renner) yang tengah bertugas. Sebagai seorang petugas yang bekerja  di Departemen Perikanan dan hewan liar sekaligus pemburu coyote dan predator lainnya, Cory menduga bahwa kematian Nathalie bukan akibat benda tajam semata, tetapi ia ia kehabisan nafas lantaran berjalan kiloan kilo meter untuk mencari pertolongan.

Jane meminta Cory membuktikan  dugaan atas kematian Nathalie sekaligus mendampingi dirinya dalam mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Sebenarnya Cory ingin menolak tawaran Jane, karena ia sendiri masih terpukul akibat kehilangan putrinya, Emily saat masih remaja. Karena di desak, akhirnya Cory bersedia mendampingi Jane untuk menelusuri jejak pelaku pembunuh sekaligus pemerkosa Nathalie.

Orang pertama yang dicurigai sebagai pembunuh adalah Matt Rayburn (Jon Bernthal) kekasih Nathalie yang selama ini paling dekat dan terakhir masih terlihat masih bersama sebelum di jemput ajal. Kecurigaan Jane, Cory maupun Sheriif setempat ternyata tidak terbukti, karena muncul tiga nama baru Pete Mickens ( James Jordan), Sam Littlefeather (Tokala Clifford) dan Dillon ( Matthew del Negro).

Dari hasil penyelidikan, ke tiga nama itu memiliki  kaitan erat atas tewasnya Nathalie hingga mayatnya ditemukan dihamparan salju sejauh 110 kilo meter. Siapakah pemerkosa sekaligus pembunuh Nathalie? Adakah salah satu dari ketiga nama yang dicurigai FBI, Cory dan Sheriif setempat sebagai pelakunya?

Wind River adalah sebuah film aksi kriminal penuh misteri produksi  2017 asal UK, Canada, dan Amerika. Film yang berdurasi  1 jam 50 menit dan disutradarai Taylor  Sheridan ini cukup menyita penasaran penonton. Meski Wind River merupakan debut pertama Taylor Sheridan sebagai sutradara, namun ia cukup berhasil memindahkan pegunungan dan hamparan salju yang berkelok serta curam ke dalam kamera hingga mampu memanjakan mata penonton. (samar)

 

sam

No comment

Leave a Response